news

Kisruh Pembayaran Mitra MBG Kalibata Masih Ruwet, Yayasan MBN Ungkap Butuh Data Pendukung Sebelum Proses Transfer: Uang Negara Harus Dijaga

Selasa, 29 April 2025 | 10:02 WIB
Yayasan MBN membutuhkan data untuk melanjutkan klaim pembayaran MBG. (Instagram/badangizinasional.ri)

NARASIDATA.COM - Yayasan Media Berkat (MBN) menjawab alasan mereka tak kunjung memberikan bayaran kepada mitra dapur Kalibata

Pihak mitra dapur MBG Kalibata mengklaim mengalami kerugian hampir Rp1 miliar.

Karena tunggakan pembayaran ini, pengelola dapur MBG, Ira Mesra kemudian melaporkan Yayasan MBN ke Polres Metro Jakarta Selatan.

Baca Juga: Pasca LG Batal Investasi di Proyek Baterai Nikel, Pengamat Ekonomi Minta RI Tak Anggap Remeh IHSG

Dituduh melakukan penyelewengan, pihak Yayasan MBN kemudian buka suara dengan menjelaskan bahwa mereka butuh data pendukung terkait pembayaran.

“Data pendukung harus konkret, nggak mungkin kita bayarkan tidak sesuai data, repot nanti negara kita,” kata Timoty Ezra, kuasa hukum Yayasan MBN saat konferensi pers pada 25 April 2025 lalu.

Ezra mengatakan bahwa yayasan memerlukan data yang konkret untuk bisa melanjutkan klaim untuk mengganti uang tersebut.

Baca Juga: Abdee Negara Ungkap Pesan Bunda Iffet pada Slank yang Sering Rilis Lagu untuk Mengkritik Pemerintah: Jangan Terlalu Keras

“Nah, apakah data tersebut sudah disampaikan? Itu yang sedang bergulir sekarang, bukan berarti tidak mau bayar,” tambahnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa ada pesan dari Kepala BGN untuk menjaga uang MBG agar sesuai dengan tujuan aslinya, yakni demi kepentingan rakyat.

“Balik lagi, prinsipnya dari Kepala Badan (BGN) Rp1 harus dijaga, uang negara harus dijaga, jadi jangan sampai timbulkan persepsi main bayar membayar,” imbuhnya.

Baca Juga: Kritik Pedas Pengamat Ekonomi Soal Menteri RI Sebut MBG Lebih Penting Ketimbang Lapangan Kerja

Pengelola dapur MBG Kalibata, Ira Mesra sendiri menyatakan  tidak ada perjanjian dalam kontrak kesepakatan tentang invoice yang harus dilaporkan kepada yayasan.

“Kalaupun ada, itu kan uang saya ya, masa saya nggak peduli sih sama uang saya untuk dibayar?” ujar Ira kepada wartawan pada 15 April 2025 lalu.***

Tags

Terkini