news

Perjalanan Konklaf Dua Hari yang Memilih Robert Prevost Sebagai Paus Baru, dari Kepulan Asap Hitam hingga Akhirnya Asap Putih di Kapel Sistina

Sabtu, 10 Mei 2025 | 10:21 WIB
Cerobong asap di Kapel Sistina saat Konklaf pemilihan Paus baru. (Tangkapan layar YouTube Vatican News)

NARASIDATA.COM - Umat Katolik kini telah memiliki Paus baru setelah meninggalnya Paus Fransiskus pada 21 April 2025 lalu.

Paus baru yang terpilih adalah Kardinal Robert Prevost yang berasal dari Amerika Serikat.

Ia menjadi Paus ke-267 yang terpilih setelah Konklaf yang digelar pada 7-8 Mei 2025 di Kapel Sistina.

Baca Juga: GaroSero Klaim Informan yang Memiliki Rekaman Pengakuan Kim Sae-ron Diserang dan Ditikam di Amerika, Sebut FBI Turun Tangan untuk Penyelidikan

Konklaf adalah pemilihan Paus baru yang tahun ini dilakukan oleh 133 Kardinal dari 70 negara.

Robert Prevost terpilih dalam pemungutan suara kelima yang dilakukan di hari kedua Konklaf, yakni pada Kamis, 8 Mei 2025.

Cerobong asap Kapel Sistina mengepulkan asap warna putih sebagai tanda bahwa Paus baru telah terpilih pada pukul 18.00 waktu setempat atau pukul 23.00 WIB.

Baca Juga: Masih Belum Usai, Terungkap Klaim Rekaman Suara Mendiang Kim Sae-ron Mengaku Pertama Kali Lakukan Hal Dewasa dengan Kim Soo-hyun Saat SMP

Setelah asap putih ini, Kardinal Protodikon melantangkan ‘Habemus Papam’ yang berarti ‘Kita memiliki Paus’ dari balkon Basilika Santo Petrus.

Sebelum cerobong asap mengeluarkan asap putih, pada waktu pagi di hari kedua juga sempat muncul asap hitam.

Asap hitam ini menandakan bahwa para Kardinal elektor di Kapel Sistina belum sepakat memilih Paus baru.

Baca Juga: Sentil Persoalan Undangan Pernikahannya dengan Maxime Bouttier yang Sempat Bocor, Luna Maya: Nggak Maksud Jahat, tapi Harus Belajar Menghargai

Asap hitam juga muncul di hari pertama Konklaf, yakni pada Rabu, 7 Mei 2025.

Pemungutan suara ini dilakukan dua kali dalam sehari saat Konklaf, yakni tiap pagi dan sore hari.

Halaman:

Tags

Terkini