news

Dedi Mulyadi Temui Pelaku Geng Motor Cirebon, ‘Pesantren atau Penjara?’

Senin, 9 Juni 2025 | 12:33 WIB
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi saat berdialog dengan pelaku geng motor di Cirebon. (instagram/dedimulyadi71)

NARASIDATA.COM - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi usai mendatangi Polres Cirebon kota untuk menemui pelaku geng motor, Sabtu 7 Juni 2025 malam.

Kedatangannya ditemani oleh Kapolresta Cirebon, Kombes Sumarni untuk menemui anggota geng motor yang meresahkan warga dan merusak rumah di Blok Tumaritis, Kecamatan Weru, Cirebon.

Dalam pertemuan yang terekam di unggahan sosial media Instagram, Dedi berdialog dengan pelaku yang telah diamankan. 

Baca Juga: Polisi Tangkap Dua Pembobol Rekening Bermodus APK, Pensiunan Rugi Rp 304 Juta

Dedi pun menggali motif para pelaku geng motor dalam melakukan aksinya yang melempari rumah.

“Janjian berkelahi jam 3 subuh,” ungkap salah satu pelaku. 

“Kamu arahnya gimana sekarang? Mau ditahan? Mau disel (dipenjara)? Karena kamu sudah dewasa,” tanya Dedi kepada pelaku.

Baca Juga: Soal Isu Pemakzulan Gibran, Jokowi: ‘Ikuti Saja Mekanisme Ketatanegaraan’

Namun, Dedi tak hanya memberi teguran. Ia juga menawarkan kesempatan untuk memperbaiki diri. 

“Mau dipesantrenkan atau di pengadilan (penjara)? Kalau mau pesantren, bisa dibawa ke pesantren milik Bu Kapolresta,” ucap Gubernur Jawa Barat itu. 

Namun demikian, Dedi juga menjanjikan peluang kerja bagi mereka yang bisa menunjukkan perubahan sikap. 

Baca Juga: Timnas Indonesia Bakal Lawan Jepang, Erick Thohir Ungkap Pesan dari Prabowo: Jangan Minder, Kita Bangsa Besar

“Tapi kamu latihan dulu sama Bu Kapolres,” turur Dedi.

Selain menemui pelaku, Dedi juga mengunjungi rumah korban pelemparan untuk memberikan beberapa santunan.***

Tags

Terkini