news

Terseret Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Chromebook Senilai Rp9,9 Triliun, Nadiem: Ayah Saya Komite Etika KPK

Kamis, 12 Juni 2025 | 17:55 WIB
Eks Mendikbudristek, Nadiem Makarim yang saat ini tengah terseret kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook. (gurudikdas.dikdasmen.go.id)

NARASIDATA.COM - Belakangan tengah ramai dugaan kasus korupsi pengadaan laptop Chromebook yang menyeret nama Nadiem Makarim. 

Eks Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) itu diduga ikut bertanggung jawab dalam proyek pengadaan laptop Chromebook senilai Rp9,9 triliun itu. 

Sejauh ini, Kejaksaan Agung tengah menyelidiki dugaan korupsi yang terjadi dalam rentang waktu 2019 hingga 2022 tersebut. 

Baca Juga: Nadiem Jelaskan Pengadaan Chromebook Tak Ditujukan untuk Daerah 3T: Fokus Hanya Sekolah dengan Internet

Menanggapi hal itu, Nadiem Makarim sudah angkat bicara terkait kasus yang menyeret namanya. 

Pendiri Gojek itu pun menegaskan bahwa siap membantu aparat penegak hukum untuk menyelesaikan kasus. 

"Saya akan selalu mendukung aparat penegak hukum dalam pemeriksaan apapun," ujar Nadiem di kanal Youtube Deddy Corbuzier, dikutip Rabu 11 Juni 2025.

Baca Juga: Kasus Dugaan Korupsi Laptop Chromebook Rp9,9 Triliun, Nadiem Makarim Siap Kooperatif dan Tegaskan Antikorupsi

"Kalau memang ada temuan apapun di dalam organisasi saya, saya akan bantu," Nadiem menambahkan.

Lebih dari itu, Nadiem menyebut juga dirinya dibesarkan dari keluarga anti korupsi dan mengaku tidak pernah mengambil keuntungan sedikit pun dari proyek tersebut.

"Mas (Deddy Corbuzier) kenal saya, ayah saya Komite Etika KPK, Ibu saya pendiri daripada Bung Hatta Anti-Corruption Award," Nadiem menegaskan. 

Baca Juga: Viral Bocah 15 Tahun Gowes dari Brebes Demi Temui Dedi Mulyadi: Sekolah Berhenti karena Tak Ada Uang, Orang Tua Sudah Tak Ada

"Saya lahir dan dibesarkan di keluarga anti korupsi. Saya tidak akan pernah dan tidak akan pernah mengambil sepersen pun," pungkasnya.***

Tags

Terkini