news

Setelah Ijazah Jokowi Terbukti Asli, Kini Berkembang Tuduhan Skripsi dan KKN Palsu

Senin, 16 Juni 2025 | 18:49 WIB
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo. (menpan.go.id)

NARASIDATA.COM - Setelah narasi ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo terbantahkan secara resmi oleh Mabes Polri, kini muncul tudingan baru yang menyasar skripsi dan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Jokowi saat menjadi mahasiswa. 

Menanggapi hal ini, kuasa hukum Jokowi, Yakup Hasibuan, angkat suara dan menyebut tuduhan tersebut sebagai manuver lanjutan dari kelompok yang kehabisan bahan menyerang.

Dalam konferensi pers yang digelar di kawasan Senayan, Jakarta, Minggu 15 Juni 2025, Yakup menyatakan narasi soal skripsi dan KKN Jokowi hanyalah upaya lanjutan untuk menggiring opini publik setelah isu ijazah palsu terbantahkan secara hukum.

Baca Juga: Unggahan Terakhir Gustiwiw di Instagram, Tentang Apresiasi pada Lagunya di Film GJLS: Ibuku Ibu-ibu

"Sekarang mereka mencoba membangun narasi bahwa skripsinya katanya palsu, kemudian KKN-nya tidak benar katanya, lokasinya sudah dicek dan lain-lain," kata Yakup dikutip Minggu 15 Juni 2025.

Padahal, menurutnya, semua tuduhan itu sudah terjawab saat Mabes Polri menyatakan bahwa ijazah Jokowi asli.

"Artinya semua hal-hal yang mereka coba dalilkan, coba narasikan itu sudah diperiksa dan sudah diselesaikan," tegas Yakup.

Baca Juga: Dibeberkan oleh Yusril, Ini Alasan Hambali Tidak Diizinkan Kembali ke Indonesia Setelah Bebas dari Penjara Guantanamo

Yakup juga menduga, tudingan skripsi palsu dimunculkan oleh pihak-pihak yang sama dengan yang sebelumnya gencar menyuarakan tuduhan ijazah palsu, termasuk di antaranya Roy Suryo dan kelompoknya.

"Mereka tidak bisa lagi menarasikan mengenai ijazah karena ijazahnya memang mutlak asli, (mereka) mencoba lari ke mana-mana," ujarnya.

Lebih jauh, pihaknya meminta agar narasi yang dianggap tidak berdasar itu segera dihentikan. 

Baca Juga: Presiden Prabowo Langsung Turun Tangan Soal Sengketa 4 Pulau Aceh-Sumut, Keputusan Segera Diambil

"Kami minta seluruh orang yang mencoba menarasikan tidak sesuai dengan semestinya harus berhati-hati, sehingga semua dapat dipertanggungjawabkan secara hukum," tambahnya.

Terpisah, sebelumnya Jokowi telah melaporkan kasus tuduhan ijazah palsu ke Polda Metro Jaya.

Halaman:

Tags

Terkini