news

Mantan Menteri Jokowi Dicalonkan Jadi Dubes Amerika Serikat, DPR Beberkan Rekam Jejaknya

Senin, 7 Juli 2025 | 14:15 WIB
Potret kantor Kedutaan Besar Indonesia di Amerika Serikat. (Instagram/indonesiaindc)

NARASIDATA.COM - Komisi I DPR RI menggelar uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test untuk para calon duta besar (dubes).

Fit and proper test ini dilangsungkan selama 2 hari, yakni pada Sabtu, 5 Juli 2025 dan Minggu, 6 Juli 2025.

Ada 24 calon dubes yang diuji, di mana mereka dibagi menjadi 12 orang di tiap harinya dengan 2 sesi berbeda, yaitu sesi pagi dan sesi sore.

Baca Juga: Mensos Minta Maaf Kalau Ada Warga yang Tidak Menerima Bansos Lagi, Efek Penyesuaian 1,9 Juta Data Penerima

Salah satu orang yang hadir dalam fit and proper test dubes pada Sabtu, 5 Juli 2025 adalah Dwisuryo Indroyono Soesilo yang dicalonkan untuk menempati Kedutaan Besar Indonesia di Amerika Serikat.

Ia merupakan mantan Menko Kemaritiman di era pemerintahan Presiden Jokowi.

Daftar nama calon dubes diusulkan oleh pemerintah dan DPR bertugas untuk melakukan uji kelayakan dan kepatutan, termasuk dengan pemahaman politik luar negeri Indonesia dan negara yang ditugaskan.

Baca Juga: Prabowo Bakal Hadiri KTT BRICS 2025, Momen Rombongan Presiden Indonesia Disambut Upacara Militer saat Tiba di Brasil

“Pertimbangan memilih beliau itu pertimbangan pemerintah, tapi kita melihat pengetahuan beliau, edukasi beliau, dan juga rekam jejak beliau,” ujar Wakil Ketua Komisi I DPR, Dave Laksono kepada media di Kompleks Parlemen, Senayan pada Minggu, 6 Juli 2025.

“(Rekam jejak) baik di pemerintahan selama beberapa puluh tahun menjabat sebagai ASN, terus juga pernah bertugas di Italia di FAO lalu juga sempat menjadi menteri,” imbuhnya.

FAO sendiri merupakan organisasi pangan milik PBB, yakni Food and Agriculture.

Baca Juga: Heboh Dosen Wanita Dilaporkan Suaminya karena Dugaan Perselingkuhan, Klaim Temukan Bukti Foto dan Video Dewasa di HP sang Istri

Dave juga menyinggung tentang komunikasi yang dimiliki oleh Indroyono.

“Kemampuan berkomunikasinya ini terlihat bahwa ini adalah pilihan yang tepat untuk mewakili Indonesia di United States,” tambahnya.

Halaman:

Tags

Terkini