news

LSM Prabhu Indonesia Jaya Dukung Kejaksaan Bongkar Dugaan Korupsi Proyek PJU Rp40 Miliar

Sabtu, 12 Juli 2025 | 16:07 WIB
Hendra Malik bersama jajaran pengurus PRABHU INDONESIA JAYA

NARASIDATA.COM - Ketua Harian Dewan Pimpinan Pusat LSM Prabhu Indonesia Jaya, Hendra Malik, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Kejaksaan dalam membongkar dan menindak tegas dugaan korupsi dalam proyek Penerangan Jalan Umum (PJU) senilai Rp40 miliar.

Dalam pernyataan resminya, Hendra menegaskan bahwa kasus ini bukan hanya bentuk penyimpangan administrasi semata, tetapi merupakan pengkhianatan terhadap amanat rakyat dan penghinaan terhadap prinsip-prinsip keadilan sosial.

“Proyek yang seharusnya membawa manfaat bagi keselamatan dan kesejahteraan masyarakat justru dijadikan ladang bancakan segelintir oknum,” tegas Hendra.

Baca Juga: Timnas Indonesia Resmi Masuk Pot 3 pada Drawing Round 4, AFC Klaim Penentuan Itu Berdasarkan Ranking FIFA

LSM Prabhu Indonesia Jaya menilai bahwa korupsi dalam proyek PJU adalah kejahatan terhadap kepentingan publik, dan karena itu wajib ditangani secara serius, menyeluruh, serta tanpa ada kompromi atau perlindungan kepada siapapun yang terlibat.

Hendra Malik mendesak Kejaksaan untuk bertindak tegas dan tidak tunduk terhadap tekanan dari pihak manapun. LSM Prabhu mendorong langkah-langkah konkret, antara lain:

1. Menetapkan tersangka tanpa pandang bulu, baik dari unsur pemerintah, swasta, maupun legislatif jika terbukti terlibat;

Baca Juga: Terekam CCTV, Bus 168 Tabrak Toko Bangunan di Jalur Rawan Kecelakaan Bayeman

2. Membuka secara transparan seluruh aliran dana proyek;

3. Menjerat aktor intelektual, bukan hanya pelaksana teknis di lapangan.

“Jika penegakan hukum hanya menyentuh lapisan permukaan, maka publik akan kehilangan kepercayaan terhadap sistem hukum. Kami tidak akan tinggal diam,” tegas Hendra.

Baca Juga: Viral Jenazah Tenaga Kesehatan Dibawa Naik Motor di Donggala Akibat Jalan Rusak Tak Bisa Dilalui Ambulans

LSM Prabhu juga menyoroti bahwa proyek PJU bukan hanya soal angka, tetapi menyangkut nyawa masyarakat, keselamatan pengguna jalan, dan kepercayaan rakyat terhadap negara.

“Korupsi adalah musuh negara. Siapapun pelakunya harus dihukum berat, disita hartanya, dan dijadikan contoh agar tidak ada lagi yang berani menggarong uang rakyat,” tambahnya.

Halaman:

Tags

Terkini