Ia mengingatkan bahwa penumpang juga punya kepentingan dan dirugikan dengan penundaan yang terjadi.
“Saya hanya berharap pikirkanlah kepentingan penumpang, pikirkan kepentingan pelanggan, saya nggak tahu alasannya delay karena tidak terbuka juga,” imbuhnya.
“Kalau alasannya cuma kurang penumpang atau kalau dilakukan jam sekian rugi, come on, nggak semua mikir untung rugi,” tambahnya.
Baca Juga: Setelah Nego Selama 10 Tahun, Prabowo Umumkan Perjanjian Kerja Sama Ekonomi RI dan Uni Eropa Rampung
Ia menutup video tersebut dengan menegaskan bahwa maskapai yang akan bertahan sampai di masa depan adalah yang mementingkan penumpangnya.***