news

Akhir Kisah Misteri Wafatnya Diplomat Arya Daru: Keluarga Korban Harap Polisi Transparan Ungkap Penyebab Kematian

Selasa, 29 Juli 2025 | 12:31 WIB
Komisioner Kompolnas, Choirul Anam. (Instagram.com/@kompolnas_ri)

NARASIDATA.COM - Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mendatangi Polda Metro Jaya untuk menghadiri rapat analisa dan evaluasi (Anev) terkait penanganan kasus kematian Diplomat Kemlu RI, Arya Daru Pangayunan.

Terkini, Komisioner Kompolnas, Choirul Anam mengatakan agenda ini menjadi langkah penting sebelum kesimpulan resmi terkait kasus kematian  diumumkan kepada publik.

"Hari ini agendanya adalah rapat Anev. Evaluasi, update, dan sebagainya kami dengar juga mungkin nanti juga ada ahli," ujar Anam kepada awak media di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, pada Senin, 28 Juli 2025.

Baca Juga: Momen Aldi Bragi dan Ikke Nurjanah Nyanyikan Lagu ‘Memandangmu’ Setelah 20 Tahun, Spesial di Pernikahan sang Anak

Menurut Anam, kehadiran Kompolnas bertujuan memastikan proses penyelidikan kasus berjalan sesuai prosedur, substansi kasus ditelusuri dengan benar, dan kesimpulan yang diambil kredibel.

Komisioner Kompolnas itu menambahkan rapat ini juga melibatkan Komnas HAM dan para ahli.

"Jadi kepentingan di Kompolnas itu mengukur apakah proses penanganan kasus ini sesuai prosedurnya, itu yang pertama," terang Anam. 

Baca Juga: Berdampingan di Hari Pernikahan Anak, Aldi Bragi dan Ikke Nurjanah Kompak Bilang Begini

"Yang kedua, apakah substansinya ditelusuri dengan baik atau tidak. Yang ketiga, apakah substansinya sudah bisa menunjukkan kesimpulan terkait peristiwa tersebut. Ujungnya ya mungkin hari ini," imbuhnya.

Kompolnas, lanjut Anam, juga mendorong agar keluarga korban diundang ke dalam proses tersebut sehingga informasi yang diterima berasal langsung dari sumber resmi.

"Semoga proses ini juga keluarga bisa mengikuti ya hari ini, semoga begitu. Biar prosesnya transparan, kredibel, dan yang paling penting mendapatkan informasi pertama dari sumber yang formal dan terukur," tuturnya.

Baca Juga: Dari Member Jadi Fans, Haruka Ngaku Bangga Pernah Bergabung dengan JKT48

Anam menegaskan pihaknya sudah sejak awal merekomendasikan kepada Polda Metro agar keluarga korban dilibatkan secara langsung.

"Waktu kami ketemu sama Polda Metro, harapan keluarga agar prosesnya transparan, kredibel," ungkapnya. 

Halaman:

Tags

Terkini