Di lain pihak, FAM tentu tidak tinggal diam menyikapi sanksi tersebut, dan mereka mengklaim telah bertindak dengan maksud dan tujuannya sebagai "itikad baik" kepada FIFA.
“FAM ingin menegaskan bahwa para pemain dan FAM sendiri telah bertindak dengan niat baik serta penuh ketulusan sepanjang proses ini,” tulis FAM dalam rilis resminya pada Jumat, 26 September 2025.
Kini, semua mata tertuju pada langkah banding FAM yang mungkin menjadi pertaruhan terbesar dalam sejarah sepak bola Malaysia, terlebih bagi kelangsungan citra sepak bola ASEAN yang kini digadang-gadang tengah berkembang.***