news

Terkini Soal Kasus Keracunan MBG: Penutupan Sementara Dapur SPPG Bermasalah hingga Menyiapkan Ahli Gizi dari Kemenkes

Senin, 29 September 2025 | 13:05 WIB
Pemerintah berniat melakukan evaluasi total terhadap program MBG dengan melakukan penutupan sementara dapur SPPG bermasalah sampai menyiapkan ahli gizi dari Kemenkes. (Indonesia.go.id)

Menko bidang pangan itu  juga meminta Kementerian Kesehatan mengoptimalkan peran puskesmas dan Unit Kesehatan Sekolah (UKS) dalam pemantauan berkala.

Kepala BGN Lapor ke Presiden

Kepala BGN, Dadan Hindayana, mengungkapkan bahwa laporan lengkap soal kejadian luar biasa (KLB) dalam program MBG sudah disampaikan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto.

Berdasarkan data BGN, sepanjang periode 6 Januari - 31 Juli 2025, terdapat 2.391 SPPG yang beroperasi dengan 24 kasus KLB. Namun, pada periode 1 Agustus-27 September 2025, jumlah SPPG meningkat menjadi 7.244 unit dan kasus melonjak menjadi 47.

Baca Juga: Nasib Anggaran Rp99 T Jadi Taruhan di Tengah Isu Dapur Fiktif MBG, Serapan ke Daerah Kini Dipantau Menkeu Purbaya

“Data menunjukkan bahwa kasus banyak dialami oleh SPPG yang baru beroperasi karena SDM masih membutuhkan jam terbang,” kata Dadan dalam siaran pers.

Peran Kementerian Kesehatan

Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin menegaskan komitmen Kemenkes untuk mendukung penuh perbaikan program MBG. 

Baca Juga: Akhir Drama Buronan Mantan Bos Investree: Kronologi Adrian Gunadi Dipulangkan dari Qatar ke Rutan Bareskrim

Salah satunya dengan menyiapkan tenaga ahli gizi dari Kemenkes untuk ditempatkan di dapur-dapur SPPG.

“Ahli gizinya sedang saya persiapkan. Untuk sementara akan kita bantu dari Kemenkes,” kata Budi.

Menkes itu juga berharap langkah ini dapat mempercepat perbaikan kualitas layanan. 

Baca Juga: Terjerat Skandal Naturalisasi, Timnas Malaysia Kian Terpojok usai Terancam Denda Rp73 M dan Diskualifikasi Piala Asia 2027

“Agar supaya semua SPPG yang ada memenuhi standar dari kebersihannya, standar dari orang-orangnya, standar juga dari prosesnya supaya lebih baik. Diharapkan dalam satu bulan selesai semuanya,” tambahnya.

Keselamatan Generasi Jadi Prioritas

Halaman:

Tags

Terkini