news

Stok BBM Masih Kosong Meski Ada Kolaborasi dengan Pertamina, Dirjen Migas Surati SPBU Swasta

Selasa, 30 September 2025 | 07:25 WIB
Foto Ilustrasi - SPBU swasta masih alami kekosongan stok BBM meski ada kesepakatan dengan Pertamina. (Unsplash/mkumbwajr)

Bahlil saat itu menyebutkan bahwa SPBU swasta sudah setuju untuk mengambil BBM dari Pertamina untuk memenuhi permintaan konsumennya masing-masing.

“Mereka (swasta) setuju dan memang harus setuju untuk kolaborasi dengan Pertamina,” ucap Bahlil di kantor Kementerian ESDM pada 19 September 2025 lalu.

Ketum Partai Golkar itu juga menjelaskan tentang jatah impor SPBU swasta, yakni 110 persen untuk tahun 2025 sudah diberikan.

Baca Juga: Rangkaian Prestasi Jonatan Christie Usai Tampil Gemilang di Korea Open 2025: Dimulai dari Asean Games 2018

“Kuota ini sudah diberikan secara normal, namun ada kondisi di mana 110 pesen yang diberikan itu habis sebelum 31 Desember. Atas dasar itu, pemerintah membuat keputusan untuk tetap dilayani, tetapi akan diberikan lewat kolaborasi dengan Pertamina,” imbuhnya.

3 Kesepakatan SPBU Swasta dan Pertamina

 

  • Pembelian Base Fuel

Baca Juga: Rangkaian Prestasi Jonatan Christie Usai Tampil Gemilang di Korea Open 2025: Dimulai dari Asean Games 2018

 

Bahlil membeberkan bahwa produk yang akan dibeli SPBU swasta dari Pertamina adalah yang masih base fuel atau produk yang belum mengalami pencampuran dengan yang lain.

“Syaratnya adalah harus berbasis base fuel, artinya belum bercampur-campur, jadi ibarat bikin teh kalau awalnya Pertamina mau jual sudah jadi teh, sekarang mereka bilang jangan teh, air panas saja, jadi produknya saja nanti dicampur di masing-masing, tangki di SPBU masing-masing. Ini juga sudah disetujui, ini solusi,” terangnya.

 

  • Ada Joint Surveyor

Baca Juga: IKN Siap untuk Ibu Kota Politik 2028? Perjalanan Menunggu Kesiapan Kawasan Pilar Kenegaraan

 

Syarat kedua yang diungkap Bahlil adalah adanya joint surveyor, di mana tugasnya untuk memastikan kualitas BBM.

Halaman:

Tags

Terkini