news

Dorong Resiliensi Ekonomi, Indonesia Jajaki Kebijakan Bebas Visa Baru di Pertemuan APEC

Sabtu, 27 Juni 2026 | 21:34 WIB
Dorong Resiliensi Ekonomi, Indonesia Jajaki Kebijakan Bebas Visa Baru di Pertemuan APEC

NARASIDATA -  Indonesia menegaskan kembali komitmen kuatnya terhadap penguatan ketahanan ekonomi regional dan pembangunan berkelanjutan dengan menjajaki kebijakan bebas visa baru bagi sejumlah pasar utama.

Langkah strategis tersebut disampaikan oleh Menteri Pariwisata RI, Widiyanti Putri Wardhana, dalam Pertemuan Menteri Pariwisata APEC ke-13 yang berlangsung di Macao. Kebijakan ini diambil sebagai bentuk dukungan nyata Indonesia terhadap APEC Tourism Strategic Plan 2025-2029.

"Dalam Pertemuan Menteri Pariwisata APEC ke-13 di Macao, Indonesia menegaskan kembali komitmen kuatnya terhadap APEC Tourism Strategic Plan 2025-2029 demi mendorong ketahanan ekonomi dan pembangunan berkelanjutan," ujar Menteri Widiyanti Putri Wardhana melalui pernyataan resminya, Sabtu, 27 Juni 2026.

Pertumbuhan Pariwisata Berbasis Data

Berdasarkan data yang dihimpun oleh APEC, kemudahan regulasi visa terbukti menjadi salah satu faktor krusial dalam mempercepat pergerakan wisatawan di kawasan Asia-Pasifik, dengan potensi mendongkrak angka kunjungan turis hingga lebih dari 27%.

Kendati demikian, Pemerintah Indonesia memastikan bahwa perluasan kebijakan bebas visa ini akan diterapkan dengan pendekatan yang terukur dan seimbang. Menteri Widiyanti menekankan pentingnya menjaga keselarasan antara peluang ekonomi dan stabilitas nasional.

"Langkah ini diambil berdasarkan data APEC yang menunjukkan kemudahan visa dapat mendongkrak kunjungan turis lebih dari 27%, sekaligus untuk menjaga keseimbangan yang tepat antara keterbukaan ekonomi, keamanan negara, dan pertumbuhan pariwisata berkelanjutan," tambah Widiyanti.

Membangun Kawasan Asia-Pasifik yang Tangguh

Pertemuan Menteri Pariwisata APEC ke-13 ini menjadi momentum penting bagi negara-negara anggota untuk merumuskan arah kebijakan pariwisata pascapandemi yang lebih hijau dan inklusif.

Ke depan, Indonesia menyatakan kesiapannya untuk mempererat kolaborasi dengan ekonomi anggota APEC lainnya guna menciptakan ekosistem kawasan yang lebih integratif dan adaptif terhadap tantangan global.

"Bersama-sama, kita siap membangun komunitas Asia-Pasifik yang terbuka, dinamis, dan resilien," pungkasnya. **

Tags

Terkini