Di Balik Rekor Devisa Rp305 Triliun, Pariwisata Diam-diam Sedang Mengubah Wajah Ekonomi Indonesia

Photo Author
Redaksi, Narasi Data
- Senin, 3 Agustus 2026 | 14:17 WIB
Menpar Widiyanti Putri Wardhana
Menpar Widiyanti Putri Wardhana

 

NARASIDATA.COM -- Selama ini pariwisata lebih sering identik dengan urusan liburan. Namun di balik itu, sektor ini diam-diam menjelma menjadi salah satu mesin pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Buktinya, sepanjang 2025 sektor pariwisata menghasilkan devisa hingga USD18,27 miliar atau sekitar Rp305,47 triliun—tertinggi sepanjang sejarah Indonesia. Pada triwulan I 2026, kontribusinya terhadap PDB nasional mencapai sekitar Rp309,36 triliun atau lima persen dari total perekonomian nasional.

Yang menarik, dampaknya tidak berhenti pada hotel dan destinasi wisata. Pertumbuhan sektor ini ikut menggerakkan transportasi, pergudangan, UMKM, industri kreatif, hingga ekonomi digital seperti kreator konten dan promosi berbasis media sosial.

Baca Juga: Kemenpar-Kemensos Bersinergi Bangun Sekolah Rakyat, Siapkan Jalur Beasiswa ke Poltekpar

Berbagai event yang digelar sepanjang 2025 menghasilkan perputaran uang Rp23,76 triliun. Sementara ribuan desa wisata terus berkembang dan semakin banyak memperoleh pengakuan dunia.

Indonesia juga mulai menguasai pasar wisata kebugaran di Asia Tenggara dengan nilai ekonomi mencapai USD55,77 miliar. Di sisi lain, wisata ramah muslim semakin diperkuat setelah Indonesia meraih peringkat kedua Destinasi Wisata Ramah Muslim Dunia pada GMTI Awards 2026.

Deretan capaian tersebut memperlihatkan bahwa pariwisata kini bukan lagi sekadar sektor konsumsi, tetapi telah berkembang menjadi instrumen pembangunan daerah sekaligus penggerak ekonomi nasional.

Menutup pernyataannya, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menegaskan bahwa berbagai capaian tersebut menjadi pijakan untuk menghadapi tantangan sektor pariwisata yang semakin dinamis.

"Kami menyadari betul bahwa tantangan di hadapan akan semakin besar dan dinamis, termasuk dalam menata dunia pariwisata Indonesia. Namun, amanah rakyat adalah komitmen utama kami untuk terus melangkah dan memberikan yang terbaik," pungkasnya. ***

Editor: Azis Aspia Mukholik

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X