NARASIDATA.COM - Heboh buaya lepas dari penangkaran di Cianjur menjadi perhatian masyarakat.
Tak hanya masyarakat sekitar, kejadian ini disorot banyak orang hingga ke sosial media.
Salah satu yang menyoroti bahkan turun langsung ke lokasi adalah Dede Inoen, konten kreator yang memiliki konten-konten unik namun edukatif.
"Sebetulnya saya denger totalnya 30 ekor," katanya dilihat pada akun TikTok @kakangbf.
"30 ekor itu di tempat, bukan keluar, yang keluar cuma dua ekor, itu juga pagi-pagi udah diberesin," ujarnya pada Kamis, 3 Oktober 2024.
Dede lantas menjelaskan bahwa jenis buaya tersebut memiliki sifat teritorial.
"Ketika tanggul bocor, yang namanya (buaya) teritorial gak bakalan jauh," ucapnya.
Baca Juga: Asal-Usul 80 Ekor Buaya Milik BKSDA yang Kabur di Cianjur, Disita dari Penangkaran Milik Warga
Sebagai informasi, peristiwa jebolnya dinding penangkaran buaya di daerah Kelurahan Sayang, Kecamatan Cianjur terjadi pada Rabu 2 Oktober 2024.
Diketahui bahwa buaya tersebut milik Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) yang dititipkan di penangkaran milik Fujianto.
Baca Juga: Tembok Penangkaran Berisi 80 Ekor Buaya di Cianjur Jebol, Beberapa Ekor Lepas ke Lahan Warga
Menurut Fujianto atau dikenal dengan panggilan Koh Nuyan, buaya lepas dari penangkarannya pada saat hujan deras pada Rabu, 2 Oktober 2024.
Namun Nuyan sendiri tidak dapat memastikan ada berapa jumlah buaya yang berhasil melewati dinding tembok yang jebol tersebut.