news

Ratusan ASN Geruduk Kantor Kemdiktisaintek hingga Sentil Menteri Satryo yang Diduga Suka Main Pecat!

Selasa, 21 Januari 2025 | 07:25 WIB
Potret unjuk rasa ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) di kantor Kemdiktisaintek pada Senin, 20 Januari 2025. (X.com/@yusuf_dumdum)

 

Pegawai ASN selaku Pranata Humas Ahli Muda dan Pj. Rumah Tangga, Neni Herlina hadir dalam aksi itu mengungkap kabar pemecatan secara sepihak oleh Menteri Satryo.

Neni menuturkan kronologi awal pemecatan itu terjadi pada Jumat, 17 Januari 2025, kala itu Menteri Satryo datang langsung ke ruangan Neni seraya mengusirnya.

Terkait tudingan itu, Neni merasa sedih dan menyebut pengusiran itu baru pertama kali dialami selama 24 tahun dirinya menjadi ASN.

Baca Juga: Jun SEVENTEEN dan Jackie Chan Adu Akting di Film Action The Shadow's Edge, Pertarungan Penjahat dan Detektif Kepolisian

"Pimpinan tertinggi kami masuk ke ruangan kami dan di hadapan semua orang, beliau mengusir saya keluar dan memerintahkan untuk pindah ke Kemendikdasmen," ungkap Neni dalam aksi unjuk rasa di Kantor Kemdiktisaintek, Jakarta, pada Senin, 20 Januari 2025.

Alasan Neni Dipecat: Meja dan Kursi di Ruangan sang Menteri Belum Diganti

 

Neni pun mengungkap alasan di balik kemarahan Menteri Satryo terhadapnya lantaran meja dan kursi di ruangannya belum diganti.

Baca Juga: Konsep Pembelajaran Selama Ramadan Tinggal Menunggu Surat Edaran, Menag: Paling Lambat Diumumkan Hari Ini

Ruangan yang digunakan Satryo sebelumnya ditempati oleh jajaran Deputi Diktisaintek, saat kementerian itu masih bergabung dengan Kemendikbud.

Setelah instrospeksi terkait pekerjaannya sebagai Pj. Rumah Tangga, Neni mengklaim dirinya hanya bertanggung jawab mengenai urusan rumah tangga kantor, bukan mengenai bidang substantif pendidikan tinggi.

"Penyebab pengusiran saya kemarin itu berawal dari sebuah meja di ruang tertinggi lantai 18, yang mungkin perlu diganti karena dianggap 'tidak menghormati' dan lain-lain," terang Neni.

"Lalu semua masalah urusan rumah tangga yang terjadi di lapangan, bermuara kepada saya, sampai saya harus keluar dari institusi ini," pungkasnya. 

Pegawai ASN Neni: Jangan Ada Lagi yang Diperlakukan Tidak Adil

Halaman:

Tags

Terkini