news

4 Kontroversi Soal Neo Nazi usai Elon Musk Bergaya Khas Kelompok Hitler di Momen Pelantikan Presiden AS Donald Trump!

Selasa, 21 Januari 2025 | 20:05 WIB
Potret gaya ala Nazi yang ditunjukkan Elon Musk dalam momen pelantikan Presiden Terpilih Amerika Serikat (AS), Donald Trump, pada Senin, 20 Januari 2025. (X.com/@elonmusk)

Kelompok jurnalis investigatif di Jerman, Correctiv mengungkap hal ini dengan menyebut partai AfD melakukan pertemuan tertutup dengan kelompok Neo Nazi di sebuah hotel, pada Januari 2024 lalu.

Kekacauan di Jerman Gegara Rencana Deportasi Massal Neo Nazi

 

Dilansir dari The Guardian dalam artikel berbeda yang tayang pada Januari 2024, pertemuan AfD dengan kelompok Neo Nazi itu membahas terkait 'remigrasi', maksudnya pemulangan "migran ke tempat asal mereka.

"Remigrasi sebenarnya istilah dalam ilmu sosial yang berarti kembalinya imigran ke negara asalnya," kata salah satu jurnalis Correctiv yang tidak disebutkan namanya.

Baca Juga: Sorotan Deddy Corbuzier ke Siswa yang Nilai Menu Makan Bergizi Gratis ‘Gak Enak’ hingga Permintaan Maaf Prabowo ke Anak yang Belum Nikmati MBG

Menurut Correctiv, undangan pertemuan tertutup antara AfD dengan Neo Nazi itu menyebutkan agenda pembahasan sebuah konsep rencana remigrasi sebagai agenda politik. 

Para migran yang memiliki izin tinggal, dan juga para migran dan keturunannya yang sudah menjadi warga negara Jerman, harus dideportasi ke negara asalnya apabila dinilai 'tidak beradaptasi dengan masyarakat mayoritas Jerman'.

Sebuah rencana yang memicu aksi demo yang diikuti puluhan ribu warga Jerman pada 16 Januari 2024 lalu.

Baca Juga: Menteri Era Prabowo yang Lahir di Belanda? Begini Perjalanan Karier Satryo yang Dapat Kecaman Ratusan Pegawai ASN di Kantor Kemdiktisaintek

Salah satu kelompok yang beraksi yakni aliansi 'Hand in Hand' yang menyerukan unjuk rasa melawan partai AfD dan kelompok Neo Nazi.

"Melarang AfD dan mencabut hak-hak dasar anggota terkemuka di Jerman merupakan beberapa tindakan yang diserukan oleh para pengunjuk rasa dan politisi," tulis The Guardian terkait aksi tersebut.

Selain rencana deportasi massal, kelompok Neo Nazi juga dianggap meresahkan bagi warga Jerman karena telah melakukan serangan teror.

Baca Juga: Suhu Dingin Ekstrem Menghantui Inauguration Day, Pelantikan Presiden Donald Trump Pindah Lokasi

Mendagri Jerman: Teror dari Kelompok Neo Nazi Sangat Memalukan

Halaman:

Tags

Terkini