news

Belalang akan Jadi Salah Satu Makan Bergizi Gratis, Ini Penjelasan Kepala BGN Soal Kandungan Nutrisinya

Selasa, 28 Januari 2025 | 19:40 WIB
Hewan belalang akan jadi salah satu menu alternatif MBG. (Freepik)

Keragaman Sumber Protein dan Karbohidrat

Dadan mencontohkan, daerah yang memiliki banyak telur dapat menjadikan telur sebagai komponen utama menu MBG. 

Begitu pula dengan daerah yang memiliki potensi protein lain, seperti ikan atau belalang.

Baca Juga: Survei Indikator: Mayoritas Warga Puas dan Dukung Makan Bergizi Gratis

"Isi protein di berbagai daerah sangat tergantung pada potensi sumber daya lokal dan preferensi masyarakat. Jadi, menu MBG tidak kaku, melainkan fleksibel sesuai kebutuhan lokal," tegas Dadan.

Hal yang sama juga berlaku untuk sumber karbohidrat. Sebagai contoh, masyarakat di Halmahera Barat lebih sering mengonsumsi singkong dan pisang rebus sebagai pengganti nasi. Keragaman pangan lokal ini dinilai sangat penting untuk diakomodasi dalam program makan bergizi.

"Kalau orang sudah terbiasa makan jagung, ya karbohidratnya jagung. Kalau terbiasa makan nasi, maka nasi yang menjadi pilihannya. Namun, di wilayah yang karbohidrat utamanya singkong, singkonglah yang diberikan," jelas Dadan.

Baca Juga: Survei Indikator: Mayoritas Masyarakat Puas dengan Kinerja Presiden Prabowo

Belalang dan Serangga Sebagai Alternatif Protein

Salah satu inovasi yang diusulkan BGN adalah penggunaan serangga, seperti belalang, sebagai alternatif sumber protein. 

Menurut Dadan, serangga memiliki kandungan nutrisi yang tinggi dan bisa menjadi pilihan bagi daerah yang memang terbiasa mengonsumsinya. 

Baca Juga: Mengintip Lonjakan Garuda Era STY yang Kini Disegani Tim ASEAN hingga Geliat PSSI Rekrut Pelatih Asing di Indonesia

Hal ini sejalan dengan prinsip BGN yang mengutamakan keberagaman pangan lokal.

"Keragaman pangan ini harus diakomodasi dalam program makan bergizi gratis. Tujuannya adalah memastikan standar gizi terpenuhi, bukan memaksakan satu jenis menu untuk seluruh Indonesia," lanjutnya.

Fokus pada Standar Gizi, Bukan Menu Nasional

Halaman:

Tags

Terkini