news

DeepSeek Mendunia, 3 CEO Kenamaan di AS Beri Ragam Reaksi Menohok: Mark Zuckerberg Tak Mau Kalah hingga Elon Musk yang ‘Biasa Saja’

Rabu, 29 Januari 2025 | 19:36 WIB
Potret tampilan AI buatan China, DeepSeek (kiri) dan para pemilik perusahaan teknologi di AS yakni CEO Meta, Mark Zuckerberg dan CEO NVIDIA, Jensen Huang (kanan).

Baca Juga: Di Indonesia, Hujan Sering Turun Saat Perayaan Imlek, Ternyata Ini Artinya

Dilansir dari Reuters, DeepSeek-V3 dirancang untuk memenuhi kebutuhan pengguna di berbagai bidang.

Keahlian DeepSeek mulai dari menjawab pertanyaan sehari-hari hingga menangani tugas-tugas kompleks bagi pengguna.

Salah satu contohnya, seperti perhitungan matematika dan pemecahan masalah logika, sehingga DeepSeek disebut sebagai pesaing langsung GPT-4o milik OpenAI. 

Baca Juga: Bocah 10 Tahun di Nias Patah Tulang Diduga Dianiaya Keluarganya Sendiri dan Tidur di Kandang Ayam

Berkaca dari hal itu, terdapat juga sorotan para CEO atau pemilik perusahaan teknologi yang berbasis di AS turut menyoroti eksistensi DeepSeek di pasar global.

Reaksi CEO Tekno di AS Tentang DeepSeek

CEO Meta, Mark Zuckerberg penasaran dengan cara bagaimana model DeepSeek bisa berkembang, dan ada juga pujian besar yang disampaikan oleh CEO NVIDIA, Jensen Huang soal eksistensi AI buatan China itu. 

Baca Juga: Dianggap Tidak Tulus dan Tidak Ada Hubungannya, Rakyat Wales Minta Pangeran William Tidak Gunakan Gelar Wales

   1. AI Meta Tak Mau Kalah Saing

Menurut laporan The Economic Times pada 28 Januari 2025, Mark Zuckerberg selaku CEO Meta tengah berupaya keras untuk berkompetisi dengan DeepSeek.

Terkhusus, Mark menyoroti DeepSeek yang dapat bersaing dengan biaya yang jauh lebih murah dibandingkan perusahaannya.

Baca Juga: Duduki Peringkat ke-4 Negara dengan Kualitas Udara Terburuk di Dunia, Thailand Tutup 350 Sekolah

Lebih lanjut, Meta secara berkala mengevaluasi semua model kompetitif sebagai proses pengembangan AI Meta.

"Meta telah menyiapkan empat 'ruang perang' bagi teknisi untuk menemukan model DeepSeek," terang pernyataan resmi dari Meta kepada The Economic Times.

Halaman:

Tags

Terkini