news

DeepSeek vs ChatGPT, Ini Plus Minus AI Asal China versus AS yang Bersaing Ketat di Dunia Kecerdasan Buatan

Rabu, 29 Januari 2025 | 20:10 WIB
Potret layanan AI buatan China, DeepSeek (kiri) dan AI asal Amerika Serikat, ChatGPT (kanan). (Instagram.com / @deepseek.ir - @chatgptricks)

"Ketika diminta untuk merencanakan perjalanan, ChatGPT memberikan penjelasan yang lebih detail dibandingkan DeepSeek," tegas Reuters. 

Sebagai contoh, saat pengguna ChatGPT bertanya untuk merencanakan perjalanan empat hari ke Singapura, chatbot asal AS itu memberikan saran untuk memesan kamar di beberapa hotel, lengkap dengan perkiraan biaya menginap, transportasi, makan, hingga aktivitas selama di sana.

Sementara, DeepSeek memberikan rekomendasi dan harga yang dinilai kurang terperinci saat diberikan pertanyaan serupa. 

Baca Juga: Dibuang di 3 Kota Berbeda, Ini yang Harus Dilakukan Polisi untuk Menemukan Potongan Jasad Uswatun Khasanah

AI buatan China itu tidak merekomendasikan hotel, namun poin plusnya, DeepSeek memberikan saran restoran sekaligus menu yang wajib dicoba kepada pengguna.

   3. Biaya Operasional DeepSeek Lebih Murah Ketimbang ChatGPT

Dilansir dari Reuters, DeepSeek dan ChatGPT sama-sama mempunyai versi gratis yang menawarkan layanan yang serupa. 

Baca Juga: Shin Tae-yong Berpisah dengan Eks Tim Pelatih Garuda di Korsel, Ini Momen Bocil hingga Fans Wanita Menangis Gegara Ditinggal Coach STY

Layanan umum itu mulai dari menjawab pertanyaan hingga memberikan bantuan untuk memecahkan masalah yang diungkap pengguna.

Di sisi lain, kedua layanan AI itu pun mempunyai versi yang berbayar. DeepSeek dinilai lebih hemat ketimbang ChatGPT.

Biaya langganan ChatGPT mulai dari 20 dolar AS per bulan atau setara Rp323 ribu per bulan, sedangkan DeepSeek lebih terjangkau dengan harga sekitar 0,50 dolar AS per bulan atau sekitar Rp8.000 per bulan.

Baca Juga: 3 Fakta Terkini Pertemuan Erick Thohir dengan KNVB hingga Jajaran Pelatih Timnas Indonesia: Garuda Bakal Uji Coba Lawan Belanda

Itulah ulasan terkait kelebihan dan kekurangan DeepSeek buatan China dengan ChatGPT asal AS bagi para pengguna.

Perkembangan teknologi masa kini yang dinamis, membuat kemungkinan adanya perubahan model dan teknis kedua layanan AI itu sejak artikel ini tayang.***

Halaman:

Tags

Terkini