news

Polisi Sebut 9 Perampok yang Diduga Hadang Mobil WNA Ukraina di Bali Sempat Bawa Korban ke Sebuah Vila hingga Curi Kripto dari Ponsel

Sabtu, 1 Februari 2025 | 07:00 WIB
Keterangan polisi terkait kasus geng rusia yang menculik WNA Ukraina di Bali, pada Jumat, 31 Januari 2025. (X.com / @PoldaBali)

Baca Juga: Sindiran Media Vietnam ke Garuda U-20 usai Kalah Beruntun di Mandiri Challenge Series 2025, Bikin Indra Sjafri Putar Otak Jelang Bertemu India

Dalam perjalanan di sekitar Jalan Tundun Penyu Dipal, Desa Ungasan, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali, tiba-tiba korban dihadang oleh dua unit mobil.

"Mobil pertama bermerk Alphard dengan memblokir jalan dari depan, dan satu mobil lagi menghadang dari arah belakang," terang Ariasandy.

"Saat mobil dari depan keluar empat orang berpakaian hitam menggunakan tutup wajah atau masker dengan membawa senjata pisau, palu dan pistol," tambahnya

Baca Juga: Sudah Ditunggu 3 Tahun, Sony Picture Malah Umumkan Jadwal Tayang Film Insidious 6 Molor Setahun

  5. Ambil Ponsel Korban Secara Paksa untuk Transfer Kripto

Ariasandy pun menjelaskan, sekelompok orang yang disebut 'Geng Rusia' itu membawa korban dan sopirnya untuk naik ke salah satu mobil dengan tangan diborgol dengan kepala ditutup dengan penutup kepala warna hitam.

Selanjutnya, para pelaku membawa korban dan sopirnya ke sebuah vila di daerah Kuta Selatan, Kabupaten Badung. 

Baca Juga: Sri Mulyani Beri Respon Permintaan BGN Tambah Anggaran MBG Rp100 Triliun, Ungkap Banyak UMKM yang akan Terbantu

Setiba di vila, pelaku mengambil secara paksa ponsel milik korban dan memukul korban agar bersedia mentransfer aset uang kripto ke dua akun yang diduga milik pelaku.

"Kemudian melanjutkan pemukulan serta memaksa pelapor (korban) untuk memberikan akun binance pelapor untuk diambil secara paksa aset kripto pelapor," terang Ariasandy.

"Akibat kejadian itu, korban mengalami luka di bagian telinga kanan, pergelangan tangan kanan dan kiri, luka lebam di tangan sebelah kiri," tambahnya.

Baca Juga: Diduga Jadi Penyebab Terbakarnya Pesawat Air Busan, Begini Aturan Membawa Powerbank di Pesawat Agar Tetap Aman

Adapun, Ariasandy menyebut kerugian materi yang dialami korban akibat perampokan aset kripto itu sebesar Rp3,4 miliar.***

Halaman:

Tags

Terkini