news

Kasus Penembakan 5 WNI di Malaysia, PM Anwar Ibrahim: Indonesia adalah Teman Kami, Tidak Ada yang Ditutup-tutupi

Selasa, 4 Februari 2025 | 18:10 WIB
Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim merespon penembakan WNI dan permintaan Presiden Prabowo. (Instagram.com/kemensetneg.ri)

NARASIDATA.COM - Pada Jumat, 24 Januari 2025 pukul 03.00 dini hari waktu setempat, telah terjadi penembakan kepada 5 WNI di wilayah Tanjung Rhu, Selangor, Malaysia.

Penembakan itu dilakukan oleh Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia atau APMM yang sedang berpatroli.

Dalam insiden penembakan tersebut, satu orang WNI dinyatakan tewas dan 4 lainnya menjalani perawatan rumah sakit.

Baca Juga: Gaji dan Tunjangannya Capai Dua Digit, Zulhas Tak Ragu Beri Upah per Bulan Jadi Menteri untuk Siswa Banyuwangi di Program MBG

Dua orang berinisial HA dan MZ yang keadaannya stabil sejak awal telah memberikan keterangan kepada pihak Kemenlu dan KBRI Kuala Lumpur.

Keduanya membantah telah melakukan penyerangan seperti yang disebutkan pihak APMM pada keterangan yang dirilis di laman resmi Kemenlu pada Selasa, 28 Januari 2025.

APMM akan kooperatif pada pemeriksaan dari Kepolisian Malaysia

Baca Juga: Kemenlu Beri Update Kondisi Dua Korban Lain Penembakan 5 WNI di Malaysia, Satu Orang Sudah Stabil

Pada rilis yang sama, Kemenlu juga menuliskan kalau APMM akan kooperatif pada setiap proses penyidikan yang dilakukan oleh Kepolisian Kerajaan Malaysia atau PDRM.

Personil yang terlibat dalam penembakan telah dibebastugaskan sambil menunggu hasil penyelidikan dari pihak yang berwenang.

Mengutip dari Maily Mail, Kepala Polisi Selangor, Datuk Hussein Omar Khan menyatakan jika penyelidikan telah dilakukan dengan memeriksa 14 anggota APMM.

Baca Juga: Soal Usulan Patwal Hanya untuk Presiden, Ini Tanggapan 3 Menteri Era Prabowo yang Siap Pakai Transportasi Umum

kemungkinan akan dilakukan pemanggilan untuk interogasi lebih lanjut.

"Petugas yang terlibat dalam operasi tersebut, termasuk mereka yang mengeluarkan senjata api juga akan dipanggil," ujar Hussein.

Halaman:

Tags

Terkini