BGN sendiri belum lama ini mengatakan kalau pihaknya membutuhkan dana tambahan Rp100 Triliun jika ingin percepatan target penerima manfaat sesuai instruksi Presiden Prabowo.
Sedangkan saat ini, MBG menggunakan dana APBN sesuai target awal sejumlah Rp71 Triliun.***