news

Malaysia Klaim Ada Potensi Penyelidikan Penyelundupan Narkoba dan Senjata Terkait Penembakan 5 WNI, Kemlu Ungkap Keterangan Korban Penembakan

Minggu, 9 Februari 2025 | 18:10 WIB
Ilustrasi klaim WNI kemungkinan lakukan penyelundupan narkoba oleh Malaysia. (Unsplash/Colin Davis)

NARASIDATA.COM - Penyelidikan terhadap kasus penembakan 5 WNI yang dilakukan oleh APMM masih dilakukan oleh kepolisian Malaysia.

Kasus penembakan 5 WNI di Malaysia terjadi di wilayah Tanjung Rhu, Selangor, Malaysia pada Jumat, 24 Januari 2025 pukul 03.00 dini hari waktu setempat.

Penembakan tersebut dilakukan oleh Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM) yang mengaku mendapatkan serangan dari kapal yang ditumpangi oleh WNI saat akan diinterogasi.

Baca Juga: Kemlu Buka Suara Tentang Perbedaan Kronologi yang Disampaikan, Minta Malaysia Dengar Keterangan Korban WNI Terkait Penembakan APMM

Menurut keterangan yang diberikan oleh APMM, penumpang dalam kapal tersebut mencoba melakukan serangan dengan senjata tajam.

Dari 5 WNI korban penembakan, 2 di antaranya meninggal dunia.

Satu orang meninggal di atas kapal dan satu korban lainnya meninggal dunia pada Selasa, 4 Februari 2025 setelah menjalani operasi pengangkatan ginjal karena luka tembak di Rumah Sakit Idris Shah Serdang.

Baca Juga: Rayakan Hari Pers Nasional, CEO Promedia Ajak Pengelola Media hingga Insan Jurnalis Hadapi Tantangan Baru dengan Semangat Tinggi

Klaim Malaysia, ada potensi untuk memperluas penyidikan tentang penyelundupan narkoba dan senjata

Menteri Dalam Negeri Malaysia, Saifuddin Nasution menyatakan jika penyelidikan tentang penembakan bisa meluas ke kasus lain.

Klaim tersebut ia kemukakan saat konferensi pers di Gedung Parlemen pada Senin, 3 Februari 2025.

Baca Juga: Tak Hanya Mengharamkan Orang Kaya yang Pakai Gas Elpiji 3 Kg, MUI juga Berikan Hukuman Berdasarkan Hadist

Saifuddin menyoroti ada kesamaan pola yang sebelumnya pernah terjadi dan itu berkaitan dengan penyelundupan narkoba atau senjata.

Karena itu, menurutnya penyidikan tentang kemungkinan tentang penyelundupan narkoba atau senjata tak bisa diabaikan.

Halaman:

Tags

Terkini