news

Pemerintah Berharap PKG Tidak Mengalami Lonjakan Kasus karena Pelayanan Tidak Optimal

Minggu, 9 Februari 2025 | 22:25 WIB
Imbas Pemangkasan Anggaran, Pelayanan Pemeriksaan Kesehatan Gratis Diminta Tetap Optimal. (Freepik/senivpetro)

Baca Juga: Telisik Kesan Bek Top Eropa Kevin Diks yang Tampil Bersama Garuda: Tetap Bersemangat, Meski Dikandaskan Jepang di Laga Perdana

Namun, Maria mencatat bahwa tidak semua puskesmas sudah terintegrasi dengan aplikasi ini.

Oleh karena itu, di beberapa wilayah dengan keterbatasan internet, pendaftaran akan tetap dilakukan secara manual.

Sementara itu, Kepala Kantor Transformasi Digital (DTO) Kemenkes RI, Setiaji, menyatakan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) untuk memastikan ketersediaan internet di wilayah-wilayah yang masih mengalami hambatan.

Baca Juga: Dilema Kevin Diks Menuju Gladbach, Keluarganya Sudah Nyaman di Denmark hingga Tantangan Besar Menantinya di Jerman

"Misalnya di Kalimantan Timur, masih ada enam puskesmas dengan koneksi internet yang belum memadai. Secara keseluruhan, ada sekitar 400 puskesmas di Indonesia yang menghadapi kendala serupa," ungkap Setiaji.

"Kami akan bekerja sama dengan Komdigi untuk memberikan akses internet tambahan," ujarnya.

Meski demikian, bagi puskesmas yang belum memiliki sistem digital memadai, proses pencatatan data pasien tetap akan dilakukan secara manual, tanpa mengurangi pelayanan yang diberikan.

Baca Juga: IKN Disebut akan Mandek Usai Pemangkasan Anggaran Besar-besaran, Basuki Malah Sebut Anggarannya akan Ditambah

"Kami tetap akan memastikan layanan berjalan dengan baik, meskipun ada keterbatasan teknologi," pungkasnya.***

Halaman:

Tags

Terkini