news

Tak Kapok Dipecat Usai Viral, Wenny Pegawai ex PT Timah Justru Sindir Adanya Dugaan Korupsi di Kantornya

Senin, 10 Februari 2025 | 10:25 WIB
Pegawai ex PT Timah, Wenny bongkar dugaan kasus korupsi di kantornya. (tiktok.com/wennymyzon1)

NARASIDATA.COM - Dwi Citra Weni, yang lebih dikenal sebagai Wenny Myzon, kembali mencuri perhatian publik. 

Mantan pegawai PT Timah Tbk ini sebelumnya dipecat akibat unggahannya yang menghina pekerja honorer dan pengguna BPJS Kesehatan. 

Kini, ia membuat pernyataan kontroversial terkait dugaan korupsi yang melibatkan petinggi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di PT Timah Tbk.

Baca Juga: Donald Trump Ogah Menanggapi Permasalahan Visa Pangeran Harry, Sebut Kehidupan Anak Putri Diana Itu Bermasalah karena Meghan Markle

Melalui akun TikTok pribadinya, @wennymyzon1, pada Jumat 7 Februari 2025, Wenny mengklaim bahwa salah satu petinggi BUMN yang berusaha menyingkirkannya justru terlibat dalam praktik korupsi.

"Cie-cie berusaha banget menumbangkan saya, dari membayar wartawan buat berita menggiring opini 'hororer' menjadi 'honorer', dan sekarang ketahuan deh nge-up ke Lamtur," tulisnya.

Sindiran Soal Koneksi di KPK dan Barang Mewah

Baca Juga: Hampir 300 Unit Dapur Sehat untuk Program Makan Bergizi Gratis di Indonesia Telah Dibangun, KSAD Sebut Biaya yang Dihabiskan Hingga Rp7 Miliar

Wenny menuduh petinggi BUMN tersebut melakukan berbagai cara untuk menutupi praktik korupsi, termasuk mengklaim bahwa barang-barang mewah seperti tas dan sepatu bermerek yang dimilikinya adalah produk KW (tiruan) demi menghindari pemeriksaan.

"Nanti video sepatu, tas yang katanya KW saya post gimana? Ups, lupa punya saudara di KPK ya. Gapapa, setidaknya masyarakat tau kalau selama ini dikibul," lanjutnya.

Ia juga menyinggung sumber korupsi yang diduga berasal dari proyek pengadaan.

Baca Juga: Banyak Siswa Protes Sekolah Lalai Finalisasi PDSS, Panitia SNPMB Mundurkan Jadwal Hingga 4 Kali

"Kalau aku hina-hina gini nggak pernah ngibul orang, apalagi makan duit-duit proyek pengadaan," tambahnya.

Selain itu, Wenny menyoroti dugaan mark up dalam pembelian nasi kotak.

Halaman:

Tags

Terkini