news

Trump Tidak Ingin Mendeportasi Pangeran Harry dari AS dan Menyebut Meghan Adalah Sosok yang Buruk

Senin, 10 Februari 2025 | 19:25 WIB
Alasan Trump tidak mendeportasi Pangeran Harry dari AS karena Meghan Markle. (Kolase foto instagram.com/meghan.markle.official dan instagram.com/realdonaldtrump)

Keduanya bertemu secara pribadi di Paris, Prancis, pada Desember 2024, saat pembukaan kembali Katedral Notre-Dame. 

Pertemuan ini sangat kontras dengan hubungan tegang Trump dengan Harry dan Meghan.

Yayasan Warisan Gugatan

Baca Juga: Tak Kapok Dipecat Usai Viral, Wenny Pegawai ex PT Timah Justru Sindir Adanya Dugaan Korupsi di Kantornya

Heritage Foundation, sebuah lembaga pemikir konservatif, mempertanyakan transparansi Harry dalam permohonan visa AS-nya. 

Mereka merujuk pada pengakuan dalam otobiografi Spare, di mana Harry mengungkapkan bahwa ia pernah menggunakan kokain, ganja, dan psikedelik di masa lalu.

"Siapa pun yang melamar ke Amerika Serikat harus jujur dalam lamaran mereka, dan tidak jelas apakah hal itu berlaku untuk Pangeran Harry," ujar Nile Gardiner dari Heritage Foundation.

Baca Juga: Kejagung Tidak Mengalami Pemotongan Anggaran, Padahal 10 Kementerian Ini Sampai Puluhan Triliun

Lembaga tersebut juga mencurigai bahwa Harry mungkin telah mendapatkan perlakuan istimewa dari pemerintahan Joe Biden setelah ia dan Meghan pindah ke California pada tahun 2020, menyusul kepergian mereka dari keluarga kerajaan Inggris dalam peristiwa yang dikenal sebagai "Megxit."

Gugatan terhadap status imigrasi Harry masih berlanjut, namun Trump telah menyatakan secara terbuka bahwa ia tidak akan mengambil tindakan untuk mendeportasi Duke of Sussex.***

Halaman:

Tags

Terkini