Heboh Dugaan Intimidasi Soal Lagu ‘Bayar’ dari Sukatani, Ternyata Band Punk Asal Purbalingga Itu Sering 'Teriak' Soal Perlawanan

Photo Author
Redaksi, Narasi Data
- Jumat, 21 Februari 2025 | 20:40 WIB
Potret Gitaris Band Sukatani dengan nama panggung Alectroguy.  (Instagram.com/@sukatani.band)
Potret Gitaris Band Sukatani dengan nama panggung Alectroguy. (Instagram.com/@sukatani.band)

Kemudian, personel Band Sukatani itu mengklaim lagu tersebut kini telah ditarik dari peredaran.

"Dengan ini saya menghimbau kepada semua pengguna akun media sosial yang telah memiliki lagu kami dengan judul Bayar Bayar Bayar," tutur Alectroguy. 

"Agar menghapus dan menarik semua video menggunakan lagu kami dengan judul Bayar Bayar Bayar," tambahnya.

Baca Juga: Permasalahan Gas LPG 3 Kg Masih Jadi PR yang Belum Terselesaikan, Bahlil Lahadalia Sebut 2 Praktik Kecurangan yang Rugikan Negara Rp13 Triliun

Personel Band Sukatani itu juga menuturkan tidak bertanggung jawab apabila terjadi risiko di kemudian hari terhadap pengguna lagu yang belum menarik video lagu terkait.

"Apabila ada risiko di kemudian hari sudah bukan tanggung jawab kami dari band Sukatani," tandasnya.

Terkait hal ini, pihak kepolisian RI pun menampik adanya dugaan intimidasi terhadap lagu milik Band Sukatani.

Baca Juga: Seruan BEM SI: Aksi Puncak 'Indonesia Gelap' di DKI Jakarta, Istana Negara Dijaga Ketat Personel Gabungan hingga Opsi Alih Arus Lalu Lintas

2. Tepisan dari Polisi: Polri Tidak Anti Kritik

Dalam kesempatan berbeda, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko menegaskan Polri tidak anti kritik.

Meski terdapat tudingan adanya dugaan intimidasi terhadap Band Sukatani, Wisnu menegaskan pihaknya terus berupaya menjadi institusi yang modern serta terbuka terhadap masukan dari masyarakat.

Baca Juga: Gas LPG 3 Kg Dijual Hingga Rp30.000 di Pasaran, Bahlil: Saya Tidak Rela

"Komitmen dan konsistensi, Polri terus berupaya menjadi organisasi yang modern, yaitu Polri tidak anti kritik," tegas Wisnu kepada awak media di Jakarta, pada Kamis, 20 Februari 2025.

"Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kerap menegaskan hal tersebut kepada seluruh jajaran," tegasnya.

Sementara itu, polisi tidak menjawab saat ditanya apakah permintaan maaf Band Sukatani karena faktor tekanan.

Halaman:

Editor: Ade Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X