Di Hari ke-10 Rawat Inap di Rumah Sakit, Vatikan Umumkan Paus Fransiskus Didiagnosis Gagal Ginjal

Photo Author
Redaksi, Narasi Data
- Senin, 24 Februari 2025 | 18:50 WIB
Vatikan memberi update terbaru tentang kesehatan Paus Fransiskus. (Instagram/franciscus)
Vatikan memberi update terbaru tentang kesehatan Paus Fransiskus. (Instagram/franciscus)

NARASIDATA.COM - Paus Fransiskus saat ini sedang dirawat di Rumah Sakit Gemelli Roma sejak Jumat, 14 Februari 2025.

Ia dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami kesulitan bernapas selama beberapa hari dan kemudian didiagnosis menderita pneumonia di kedua paru-parunya.

Double pneumonia yang diderita oleh Paus Fransiskus adalah infeksi serius yang dapat meradang dan melukai kedua paru-paru, sehingga membuat sulit bernapas. 

Baca Juga: Sri Mulyani Singgung Efisiensi Anggaran Saat Mengisi Retret Kepala Daerah, Fokus pada Pengelolaan Keuangan untuk Pembangunan

Di tengah pneumonia, Vatikan mengabarkan kabar terbaru tentang kesehatan Paus.

Paus Fransiskus Didiagnosis Mengalami Gagal Ginjal

Di hari ke-10 perawatannya di rumah sakit, Paus Fransiskus didiagnosis mengalami gagal ginjal ringan.

Baca Juga: Sempat Diintimidasi Oleh Anggotanya, Kapolri Tawarkan Grup Band Sukatani Jadi Duta dan Juri Polri

Diagnosis gagal ginjal ini menambah penyakit yang sedang dilawan Paus selain masalah pernapasan serius yang menyebabkan pemimpin agama Katolik berusia 88 tahun itu dalam kondisi kritis di rumah sakit.

Mengenai kondisi gagal ginjalnya, Vatikan mengabarkan jika permasalahan kesehatan yang baru terdeteksi ini masih terkendali dengan baik.

Kemudian di hari ke-10 ini, menurut pantauan Vatikan, Paus juga tidak lagi mengalami krisis pernapasan seperti pada hari Sabtu, 23 Februari 2025 waktu setempat.

Baca Juga: Ada Belatung di MBG yang Buat Siswa Keracunan, Kepala BGN Sebut catering Belum Terbiasa

Sebelumnya, Paus menderita pneumonia di kedua paru-parunya, serta infeksi bakteri, virus dan jamur.

Dokter juga telah memberikan oksigen tambahan bila diperlukan, dan mereka merawatnya dengan terapi obat yang menurut mereka dapat direspon oleh Paus Fransiskus. 

Halaman:

Editor: Ade Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini

X