Mengalami Kritis karena Pneumonia Ganda, Paus Fransiskus Tulis Surat dan Minta Didoakan

Photo Author
Redaksi, Narasi Data
- Selasa, 25 Februari 2025 | 11:00 WIB
Paus Fransiskus Saat Berkunjung ke Indonesia September 2024 lalu. (instagram.com/nasaruddin_umar)
Paus Fransiskus Saat Berkunjung ke Indonesia September 2024 lalu. (instagram.com/nasaruddin_umar)

Selain itu, beliau juga menjalani transfusi darah karena kadar trombosit dalam tubuhnya menurun, yang berperan penting dalam proses pembekuan darah.

Prognosis dan Spekulasi Pengunduran Diri

Dalam kondisi tersebut, muncul pernyataan pada Sabtu 22 Februari 2025, bahwa Vatikan menyebutkan bahwa Paus "sadarkan diri dan menghabiskan hari itu dengan duduk di kursi, meskipun merasa lebih tidak nyaman dibandingkan sebelumnya." 

Baca Juga: Dibeberkan Mendagri Tito Karnavian, Ada Perbedaan Sertifikat yang akan Diterima Oleh Kepala Daerah yang Mengikuti Retret di Magelang

Dokter menyatakan bahwa prognosisnya masih "reserved," istilah medis yang menunjukkan bahwa belum ada cukup informasi untuk menentukan kemungkinan hasil dari kondisi beliau saat ini.

Para dokter juga menilai bahwa kondisi Paus Fransiskus tidak dapat sepenuhnya dipulihkan, mengingat faktor usia, kondisi fisik yang rapuh, serta riwayat penyakit paru-parunya. 

Situasi ini kembali memunculkan spekulasi terkait kemungkinan pengunduran dirinya jika kesehatannya semakin menurun.

Baca Juga: Sri Mulyani Singgung Efisiensi Anggaran Saat Mengisi Retret Kepala Daerah, Fokus pada Pengelolaan Keuangan untuk Pembangunan

Pesan Paus Fransiskus dari Rumah Sakit

Namun meski kondisinya memburuk, dari Rumah Sakit Gemelli di Roma, Paus Fransiskus menyampaikan pesan yang dirilis oleh Vatikan pada Minggu 23 Februari 2025.

Dalam pesan tersebut, beliau menyampaikan bahwa perawatannya terus berjalan dan masih membutuhkan oksigen beraliran tinggi. 

Baca Juga: Sempat Diintimidasi Oleh Anggotanya, Kapolri Tawarkan Grup Band Sukatani Jadi Duta dan Juri Polri

Sumber-sumber Vatikan yang dikutip Sky News menyebutkan bahwa meskipun tidak mengalami krisis tambahan, beliau tetap menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut dan masih bisa makan dengan normal.

Karena kondisi kesehatannya, Paus harus absen dari doa Angelus selama dua pekan berturut-turut untuk beristirahat. 

Sebagai gantinya, pesan yang telah disusunnya akan dibacakan dalam doa Angelus pada Minggu.

Halaman:

Editor: Ade Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini

X