“Kalau nanti ternyata bisa dilakukan Oktober, maka tambahannya Rp75 triliun tapi kalau November ya Rp50 triliun,” mbuh Dadan.
Dadan menambahkan jika hitungan Rp25 triliun per bulan adalah untuk bisa menjangkau target 82,9 juta penerima manfaat di tahun 2025.
BGN Butuh Rp28 Triliun Per Bulan untuk Tahun 2026
Baca Juga: Danantara Kebal Hukum? Rosan Roeslani: Kalau Ada Tindakan Kriminal, Sangat Bisa Diaudit
Untuk tahun 2026, Dadan memberikan perkiraan anggaran yang diperlukan BGN untuk Makan Bergizi Gratis.
Di tahun depan, ia memperkirakan MBG akan butuh biaya Rp28 triliun tiap bulannya.
“Tahun 2025 karena kita sudah memiliki anggaran Rp71 triliun, nanti kalau tahun depan kita butuhnya Rp28 triliun per bulan,” uajr Dadan.
Baca Juga: Para Mantan Presiden Diajak Bergabung Mengawasi Danantara, Istana Ungkap Keinginan Presiden Prabowo
Kenaikan anggaran ini karena jumlah penerima manfaat untuk Makan Bergizi Gratis juga bertambah.
Percepatan MBG Idealnya Baru Bisa Dimulai September 2025
Dadan menjelaskan jika percepatan Makan Bergizi Gratis baru akan bisa dilakukan sekitar bulan September 2025.
Alasannya karena pertimbangan sumber daya manusia di balik pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis baru bisa dimulai pada akhir Juli 2025.
Karena saat ini, SDM untuk pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis baru bisa dilakukan oleh 2.000 orang dan 30 ribu orang lainnya sedang dalam pelatihan oleh pemerintah.
“30 ribu tenaga ini baru akan selesai pendidikannya di akhir Juli, jadi baru siap di awal Agustus,” kata Dadan.