Geger Pertamax Oplosan, Pertamina Klaim BBM yang Beredar Sudah Sesuai Spek Migas

Photo Author
Redaksi, Narasi Data
- Rabu, 26 Februari 2025 | 19:50 WIB
PT Pertamina (Persero) membantah adanya Pertamax oplosan yang beredar di masyarakat. (Instagram/pertaminapatraniaga)
PT Pertamina (Persero) membantah adanya Pertamax oplosan yang beredar di masyarakat. (Instagram/pertaminapatraniaga)

Fadjar juga meminta untuk tak perlu khawatir pada Pertamax yang telah beredar di tengah-tengah masyarakat.

Ia memastikan jika Pertamina telah mendistribusikan BBM sesuai dengan spesifikasi migas dan aturan dari pemerintah.

“Kami memastikan bahwa yang dijual ke masyarakat adalah sesuai dengan spek yang sudah ditentukan Dirjen Migas,” tegas Fadjar.

Baca Juga: Program Baru Meghan Markle Disebut Menjiplak Konsep Milik Pamela Anderson, Warganet Temukan Kemiripan Ini

“Itu berarti ya RON 92 Pertama, RON 90 itu Pertalite,” jelasnya.

Kilang Milik Pertamina Belum Sepenuhnya Bisa Mengolah Minyak Mentah

Dalam kesempatan yang sama, Fadjar mengungkapkan jika kilang di Pertamina belum bisa mengolah minyak mentah.

Baca Juga: Kesehatan Paus Fransiskus Mulai Membaik, Vatikan Beri Bocoran Isi Telepon Bapa Suci dengan Paroki Gaza

Hal itu yang menyebabkan minyak yang tidak sesuai kilang Pertamina harus diekspor ke luar Indonesia.

Kemudian, Pertamina harus kembali mengimpor minyak untuk memenuhi kebutuhan nasional.

“Kilang kita belum semuanya ter-upgrade, jadi tidak bisa fleksibel untuk mengolah berbagai minyak mentah,” kata Fadjar.

Baca Juga: Telisik Skandal Korupsi Minyak Senilai Rp193 Triliun: Sebelumnya Ditjen Migas ESDM Digeledah, Kini Dirut Pertamina Jadi Tersangka

“Dari segi produksi minyak mentah kita juga masih defisit dibanding konsumsinya, sehingga masih perlu impor,” terangnya.

Awal Mula Munculnya Kabar Pertamax Oplosan

Kabar tentang Pertamax oplosan ini karena putusan Kejaksaan Agung dalam dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produksi kilang yang menyeret Dirut PT Pertamina Patra Niaga, Riva Siahaan.

Halaman:

Editor: Ade Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini

X