Ciptakan Kenangan Paling Manis, Begini Kisah Persahabatan Mendiang Pendaki Lilie dan Elsa yang Meninggal Dunia Bersamaan saat Mendaki Puncak Carstensz

Photo Author
Redaksi, Narasi Data
- Rabu, 5 Maret 2025 | 10:25 WIB
Kebersamaan Lilie dan Elsa dalam Pendakian Gunung Semeru yang diunggah 8 November 2024 lalu. (instagram.com/mamakpendaki)
Kebersamaan Lilie dan Elsa dalam Pendakian Gunung Semeru yang diunggah 8 November 2024 lalu. (instagram.com/mamakpendaki)

Namun, kesibukan karier membuat komunikasi mereka sempat terputus. 

Lilie melanjutkan kuliah dan berkarier di Telkom, sementara Elsa menempuh pendidikan kedokteran gigi di Jakarta.

"Pertemanan Mamak Pendaki dan Mamak Gigi dimulai sejak bangku SMP, berlanjut ke SMA, dan kami mulai mendaki bersama. Setelah itu, komunikasi terputus. Saya melanjutkan kuliah dan bekerja di Telkom, sedangkan Elsa kuliah kedokteran gigi di Jakarta. Karena itu, dia disebut Mamak Gigi. Baru ketika media sosial mulai marak, kami kembali berjumpa," tulis Lilie dalam unggahannya pada 8 November 2024.

Baca Juga: Pilu Warga Bogor, Akses Jembatan Putus Akibat Banjir Bakal Kembali Pulih Jelang Idul Fitri 1446 Hijriah

Setelah bertahun-tahun tak berkomunikasi, mereka dipertemukan kembali oleh media sosial.

Pada ulang tahunnya yang ke-50, Elsa mengungkapkan keinginannya untuk mendaki Gunung Semeru sebagai hadiah. 

Sejak saat itu, mereka bersama seorang teman membentuk kelompok pendakian bernama "Kura-Kura Gunung" yang terus berkembang dan aktif mendaki berbagai gunung di dalam maupun luar negeri. 

Baca Juga: Pesan Menohok Istri Fiersa Besari usai Kabar Wafat 2 Pendaki Carstensz: Jangan Bertanya Gimana Cerita Kematian Seseorang

"Percaya atau tidak, Mak Gigi inilah yang membuat kami kembali mendaki. Saat itu, dia berulang tahun ke-50 dan ketika ditanya ingin hadiah apa, jawabannya adalah hiking ke Gunung Semeru. Jadilah kami mendaki dengan penuh drama dan gagal," ungkap Lilie.

Mereka pun memiliki impian besar untuk menaklukkan tujuh puncak tertinggi di Indonesia atau "Seven Summits Indonesia". 

Dalam perjalanan tersebut, mereka telah mencapai puncak Gunung Semeru, Rinjani, Kerinci, Bukit Raya, Latimojong, dan Binaiya.

Baca Juga: Beredar Chat WhatsApp Mamak Pendaki Lilie Wijayati Sebelum Meninggal Dunia di Puncak Carstensz: Mak Tidur Dulu Ya!

Puncak Carstensz di Papua menjadi tujuan terakhir mereka dalam misi ini. 

Sayangnya, perjalanan ini menjadi yang terakhir bagi keduanya.

"Dari situlah kami berdua dan seorang teman membentuk grup Kura-Kura Gunung dan berkembang hingga sekarang. Kami mendaki puluhan gunung di dalam dan luar negeri. Alam adalah playground kami. Entah mengapa, saat berada di alam kami bisa bergembira seperti menari di trek, lupa semua masalah. Kami bukan Dancing Queen, tapi Hiking Queen. Gunung adalah kerajaan kami," tulis Lilie.

Halaman:

Editor: Ade Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini

X