Isu Abu Janda Jadi Komisaris JMTO Tuai Sorotan, Influencer Itu Ternyata Dulu Pernah Bikin Gaduh Soal Bendera Tauhid

Photo Author
Redaksi, Narasi Data
- Senin, 7 April 2025 | 21:18 WIB
Potret influencer Permadi Arya alias Abu Janda yang viral gegara isu pengangkatan jadi Komisaris JMTO. (Instagram.com/@permadiaktivis2)
Potret influencer Permadi Arya alias Abu Janda yang viral gegara isu pengangkatan jadi Komisaris JMTO. (Instagram.com/@permadiaktivis2)

NARASIDATA.COM - Kabar terkait pengangkatan influencer Permadi Arya alias Abu Janda sebagai Komisaris Jasa Marga Toll Road Operation (JMTO) tengah hangat diperbincangkan di media sosial (medsos).

Lewat unggahan di akun Instagram resmi JMTO, manajemen JMTO menegaskan bahwa kabar tersebut tidak benar. 

JMTO menyatakan, saat ini perseroan belum melakukan pelantikan apapun terhadap Permadi Arya. 

Baca Juga: Warga Korea Selatan Rayakan Pemakzulan Yoon Suk-yeol dengan Makan Mi yang Ditaburi Daun Bawang, Ini Makna Tersembunyinya

"Halo Sobat JMTO, informasi tersebut (Abu Janda jadi Komisaris JMTO) tidak benar," jelas akun Instagram tersebut dalam sebuah kolom komentar di akun Instagram @jasamargatollroadoperation, pada Minggu, 6 April 2025.

"Sampai saat ini, tidak ada pengangkatan Saudara Permadi Arya sebagai Komisaris PT JMTO," tambahnya.

Di sisi lain, kabar ini telah menimbulkan pro kontra warganet terkait sosok Abu Janda yang pernah terlibat kontroversi, terkhusus terkait penistaan agama.

Baca Juga: Update Respon Gubernur Jabar Dedi Mulyadi usai Viral Tegur Bupati Indramayu Lucky Hakim di Medsos

Seperti yang terjadi pada 2018 lalu, Abu Janda pernah dipolisikan lantaran postingan di akun medsosnya yang menyebut: 'bendera teroris bukan panji nabi'.

Hal itu pernah dijelaskan oleh pihak pelapor, Alwi Muhammad Alatas yang kala itu menjabat sebagai Anggota Majelis Taklim Al-Munawwir Bekasi.

Alwi menilai, Abu Janda telah menghina Syariat Islam dengan mengatakan kalimat tauhid dikatakan sebagai bagian dari bendera teroris dalam postingan akun Facebook sang influencer yang tayang pada 2018 lalu.

Baca Juga: Usai Viral Liburan Tanpa Izin ke Demul, Lucky Hakim Bisa Kena Sanksi Diberhentikan dari Jabatan Bupati Indramayu Selama 3 Bulan

"Benar-benar mutlak (Abu Janda) telah menghina Syariat Islam dengan mengatakan bendera yang bertuliskan kalimat lailahailallah muhammadarasulullah dengan kalimat yang dijunjung tinggi umat muslim satu dunia," tegas Alwi kepada awak media di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, pada 2018 silam.

"Dikatakan bagian dari bendera teroris dan ini jelas-jelas melukai hati kami sebagai umat muslim," sambungnya.

Halaman:

Editor: Ade Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini

X