Prabowo Tantang Lakukan Survei Obyektif, Percaya Diri Klaim Rakyat Masih Percaya TNI

Photo Author
Redaksi, Narasi Data
- Rabu, 9 April 2025 | 17:25 WIB
Foto ilustrasi TNI - Momen 670 prajurit siswa mengikuti Pendidikan Tamtama TNI AD Gel I TA 2025. (Kodam Iskandar Muda TNI AD)
Foto ilustrasi TNI - Momen 670 prajurit siswa mengikuti Pendidikan Tamtama TNI AD Gel I TA 2025. (Kodam Iskandar Muda TNI AD)

NARASIDATA.COM - Presiden Prabowo menegaskan bahwa TNI masih menjadi lembaga yang dipercaya oleh rakyat.

Hal tersebut diungkapkan oleh Prabowo untuk menanggapi UU TNI yang menurutnya, seharusnya bukanlah sebuah isu.

“Secara obyektif, tanya rakyat, lembaga mana yang paling dipercaya sama rakyat?” kata Prabowo dalam perbincangan bersama pemimpin redaksi media massa nasional di Hambalang, Bogor yang dikutip dari unggahan YouTube Najwa Shihab pada Senin, 7 April 2025.

Baca Juga: Indonesia U-17 Lolos ke Pildun Lewat Jalur Kualifikasi, Nova Arianto Soroti Garuda Muda Jago Pahami Taktik

“Jangan elite intelektual di Jakarta yang punya akses, yang punya banyak pandangan-pandangan tertentu ya, kan,” imbuhnya.

“Menurut saya bias gitu lho, selalu memandang dengan sangka-sangka, selalu curiga,” tambahnya.

Uni Lubis, salah satu pemimpin redaksi yang hadir dalam diskusi tersebut membenarkan bahwa TNI berada di nomor satu pilihan rakyat menurut survei.

Baca Juga: Menanti Respon Cepat RI demi Demand Ekspor Tak Turun usai IHSG BEI pada Selasa, 8 April 2025 Melemah 596,33 Poin

Namun, hal tersebut karena TNI ‘kembali ke barak’ sejak masa reformasi.

“Yang bawa TNI kembali ke barak itu ya pemimpin-pemimpin TNI itu sendiri,” sela Prabowo.

“Kita sadar waktu itu, Pak Wiranto, Pak Yudhoyono iya, kan? Agus Wiradi Kusuma, termasuk saya, saya yang dorong pertama kali di dalam TNI yang mengatakan civilian supremacy, saya tunduk dan saya buktikan bahwa saya tunduk pada pemimpin sipil,” jelas Prabowo.

Baca Juga: Garuda Muda U-17 Melangkah ke Piala Dunia Qatar 2025, Erick Thohir: Perjuangan Belum Selesai

Ia kemudian menyinggung momen dirinya diberhentikan oleh Habibie meski dirinya saat itu membawahi pasukan terbanyak.

“Menurut saya, kita obyektif, rakyat itu masih percaya sama TNI,” tegasnya.

Halaman:

Editor: Ade Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini

X