Polisi Dalami Motif Kekerasan Seksual Priguna Anugerah yang Tega Rudapaksa Korban saat Ayahnya Kritis

Photo Author
Redaksi, Narasi Data
- Sabtu, 12 April 2025 | 14:08 WIB
Motif Kekerasan Seksual yang Dilakukan Priguna Anugerah.(kolase instagram.com/drg.mirza dan x.com/colekcimol)
Motif Kekerasan Seksual yang Dilakukan Priguna Anugerah.(kolase instagram.com/drg.mirza dan x.com/colekcimol)

NARASIDATA.COM - Polda Jawa Barat mengungkap latar belakang tindakan keji Priguna Anugerah Pratama (31), dokter Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, yang kini menjadi tersangka kasus pemerkosaan terhadap keluarga pasien.

Menurut Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jabar, Kombes Pol Surawan, Priguna diketahui memiliki kecenderungan seksual menyimpang yang menjadi motif utama dalam tindakannya.

“Semacam apa ya, punya fantasi tersendiri dengan seksualnya gitu,” kata Surawan, Jumat 11 April 2025.

Baca Juga: Benarkah Sudah Menyerah? Lisa Mariana Tiba-tiba Ucap Maaf pada Atalia Praratya Tapi Minta Agar Masa Depan Anaknya Bagus

Yang mengejutkan, tersangka diketahui telah menikah belum lama ini. 

Meski sudah berkeluarga, ternyata status itu tak mampu menghentikannya dari memenuhi fantasi seksualnya yang menyimpang.

Lebih lanjut, Surawan menduga bahwa Priguna memiliki ketertarikan pada situasi di mana pasangan seksualnya dalam kondisi tidak sadar.

Baca Juga: Pilu Calon Istri usai Kekasihnya Tewas dalam Kecelakaan Mobil Rombongan Umroh di Gresik: Dia Bilang, 'Aku Berangkat'

"Semacam punya fantasi sendiri lah gitu. Senang kalau orang mungkin pingsan gitu ya. Nanti kita lakukan visum psikiatrikum,” ungkapnya.

Sebelumnya, polisi telah membeberkan kronologi kejadian yang terjadi pada 18 Maret 2025, ketika Priguna diduga memperkosa FH (21), anak dari seorang pasien yang sedang dirawat di RSHS.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan menjelaskan bahwa kasus ini bermula ketika tersangka membawa korban dari ruang IGD ke lantai 7 Gedung MCHC, dengan alasan untuk pengambilan darah.

Baca Juga: Pesan Menyentuh Titiek Puspa yang Baru Terungkap Setelah Wafat, Ada Hubungannya dengan Generasi Muda Tanah Air

"Sesampainya di Gedung MCHC, tersangka meminta korban mengganti pakaian dengan baju operasi berwarna hijau dan memintanya melepas baju juga celananya. Lalu, pelaku memasukkan jarum ke bagian tangan kiri dan kanan korban sebanyak 15 kali," beber Hendra.

Tidak hanya itu, pelaku menyuntikkan cairan bening ke dalam selang infus yang terhubung ke tubuh korban. 

Halaman:

Editor: Ade Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini

X