Buntut Kasus Pembakaran Mobil Polisi, Dedi Mulyadi Bakal Panggil Ormas se-Jabar demi Cegah Premanisme

Photo Author
Redaksi, Narasi Data
- Kamis, 24 April 2025 | 11:24 WIB
Potret mobil polisi yang terbakar di Depok (kiri) dan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (kanan). (X.com/@DivHumas_Polri - Instagram.com/@dedimulyadi71)
Potret mobil polisi yang terbakar di Depok (kiri) dan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (kanan). (X.com/@DivHumas_Polri - Instagram.com/@dedimulyadi71)

NARASIDATA.COM - Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi angkat bicara usai viralnya insiden pembakaran mobil polisi yang diduga oleh oknum organisasi masyarakat (ormas) di kawasan Cimanggis, Depok.

Terkait dugaan oknum ormas yang melakukan pembakaran mobil polisi itu, Dedi mengklaim persoalan itu merupakan persoalan premanisme bukan masalah kelembagaan.

Dedi menegaskan hal tersebut agar warga setempat tetap akur usai insiden pembakaran mobil polisi tersebut.

Baca Juga: Ingar Kontroversi Putusan Cerai Baim-Paula, Hotman Paris Justru Dilema: Ingin Bantu, namun Tak Mau Jadi Pengacara

"Kita bicaranya premanismenya, bukan kelembagaannya," tegas Dedi kepada awak media di Polres Metro Depok yang dikutip pada Rabu, 23 April 2025. 

"Karena tindakan itu adalah sifatnya perorangan, maka hukumnya menjadi hukum perorangan, bukan hukum kelembagaan," sambungnya.

Dedi kemudian menuturkan, pihaknya sejauh ini tidak menegur secara langsung terhadap oknum ormas terkait.

Baca Juga: Pasca Viral Oknum Ormas Bakar Mobil Polisi, Dedi Mulyadi Justru Minta Wali Kota Depok Beri Perhatian ke Anak-Istri Pelaku

Sementara itu, Dedi memastikan pihaknya berencana untuk mengumpulkan ormas se-Jabar untuk berdialog terkait tindakan premanisme.

"Ke depan, semua ormas akan diajak bicara," terang Dedi menjelaskan buntut dari insiden pembakaran mobil polisi di Depok. 

Dedi menjelaskan, tujuan ormas pada dasarnya dibentuk untuk kepentingan masyarakat, oleh sebab itu pihaknya ingin melaraskan visi bersama-sama.

Baca Juga: Buntut Skandal Liburan Tanpa Izin, Bupati Indramayu Lucky Hakim Kini Disanksi 'Magang' di Kemendagri

"Tujuan ormas itu kan pada dasarnya baik, untuk konsolidasi dan membangun visi bersama," terang Dedi.

"Ormas harus mulai mengidentifikasi anggota-anggotanya yang berpotensi melakukan aksi premanisme atau melawan hukum," sebutnya.

Halaman:

Editor: Ade Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini

X