Di sisi lain, Ridwan mengaku petani di wilayahnya tidak mampu untuk membeli alat tersebut.
"Tapi kalau beli mahal, berat harganya. Kalau di Desa Ciparay itu petani belum ada yang punya mesin panen, paling di Bojongsoang, jadi mesin panen itu kita sewa," tutur Ridwan kepada awak media di Ciparay, Jabar, pada Jumat, 21 Juni 2024 lalu.
Saat itu, Ridwan menuturkan dirinya kerap menggunakan teknologi mesin untuk panen, itu pun tetap menggunakan skema sewa dari para petani.
Baca Juga: Buntut Skandal Liburan Tanpa Izin, Bupati Indramayu Lucky Hakim Kini Disanksi 'Magang' di Kemendagri
"Paling yang sekarang sudah ada itu teknologi mesin panen, itu mah sudah ada yang disewakan," tandasnya.***