Setelah Hapus Ucapan Duka, Israel Tegas Tidak Mengirim Pejabat Senior ke Pemakaman Paus Fransiskus, Buntut Kecewa Dukungan pada Palestina?

Photo Author
Redaksi, Narasi Data
- Minggu, 27 April 2025 | 09:20 WIB
Pemakaman Paus Fransiskus Tidak Dihadiri Pejabat Senior Israel. (x.com/JustKoko)
Pemakaman Paus Fransiskus Tidak Dihadiri Pejabat Senior Israel. (x.com/JustKoko)

Diamnya para pejabat tinggi Israel semakin memperkuat kesan bahwa hubungan diplomatik dan simbolik antara Vatikan dan Israel tengah mengalami ketegangan.

Beberapa tokoh publik Israel bahkan melontarkan pernyataan lebih tajam. 

Mantan duta besar Israel untuk Italia, Dror Idar, misalnya, secara terbuka menyatakan bahwa Israel sebaiknya tidak mengirimkan wakil dalam pemakaman Paus karena menurutnya, Paus Fransiskus "menghasut antisemitisme".

Baca Juga: Tak Hanya Ridwan Kamil, Lisa Mariana Akui Pernah Menjalin Hubungan dengan Beberapa Artis dan Pejabat Lain

Selama masa kepemimpinannya, Paus Fransiskus dikenal lantang dalam membela hak-hak rakyat Palestina, terutama di tengah agresi militer Israel terhadap Jalur Gaza. 

Dalam pidato terakhirnya pada Hari Raya Paskah, Paus menyerukan gencatan senjata dan mengecam keras "situasi kemanusiaan yang menyedihkan" akibat perang yang berlangsung.

Bahkan saat menyampaikan berkat Paskah dari balkon Basilika Santo Petrus, Paus secara terang-terangan mengkritik agresi militer Israel. 

Baca Juga: QRIS Disorot Trump, Airlangga Bongkar Nego Dagang Terbaru RI ke AS: Kita Terbuka untuk Master-Visa

Berkat tersebut dibacakan oleh ajudannya karena kondisi kesehatannya yang menurun. 

Namun pesan kuatnya mendapat pujian luas dari dunia internasional dan komunitas pro-Palestina, termasuk dari warga Gaza yang membanjiri media sosial dengan ucapan duka dan penghormatan.

Pengumuman Vatikan tentang wafatnya Paus Fransiskus pada Senin pagi pun disambut dengan reaksi beragam di Israel. 

Baca Juga: Contoh Judul: Airlangga Bongkar Soal Tambahan Impor Migas AS Masih Dinego RI demi Tekan Tarif Resiprokal Trump

Beberapa politisi dan pengguna media sosial justru menanggapi dengan nada sinis atau bahkan merayakan, alih-alih menunjukkan belasungkawa, lantaran kritik-kritik tegas Paus terhadap Israel dianggap sebagai bentuk keberpihakan terhadap Palestina.

Dengan berbagai reaksi dan dinamika tersebut, absennya pejabat tinggi Israel dalam pemakaman Paus Fransiskus bukan hanya menjadi sorotan diplomatik, tetapi juga menandai keretakan yang semakin dalam antara Vatikan dan Israel di tengah konflik kemanusiaan yang terus berlangsung di Timur Tengah.***

Halaman:

Editor: Ade Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini

X