Mengenal Para Pahlawan di Balik Hari Kebangkitan Nasional: Dari Dr. Wahidin hingga HOS Tjokroaminoto

Photo Author
Redaksi, Narasi Data
- Rabu, 21 Mei 2025 | 08:03 WIB
Hari Kebangkitan Nasional diperingati setiap tanggal 20 Mei. (freepik.com)
Hari Kebangkitan Nasional diperingati setiap tanggal 20 Mei. (freepik.com)

NARASIDATA.COM - Setiap tanggal 20 Mei, bangsa Indonesia memperingati Hari Kebangkitan Nasional, sebuah tonggak penting dalam sejarah negeri ini yang menandai munculnya kesadaran  rakyat untuk bersatu melawan penjajahan.

Momen ini bermula dari berdirinya organisasi modern pertama di tanah air: Budi Utomo, yang digagas oleh para pelajar STOVIA (School tot Opleiding van Inlandsche Artsen) pada 20 Mei 1908. 

Sejak itulah, semangat perjuangan melalui jalur organisasi, pendidikan, dan politik mulai berkobar di kalangan anak bangsa.

Baca Juga: 4 Poin Makna dalam Tema Harkitnas 2025, Ada Hubungannya dengan Indonesia Emas 2045

Namun di balik pergerakan besar itu, ada sosok-sosok luar biasa yang menjadi motor penggeraknya. 

Siapa saja mereka? Berikut deretan tokoh penting di balik Kebangkitan Nasional yang tak boleh dilupakan.

  1. Dr. Wahidin Soedirohusodo 

Baca Juga: Ramai Elkan Baggott Tak Masuk Skuad Garuda Jelang Lawan China, PSSI Sebut Bek Jangkung Itu Ingin Fokus ke Klubnya

Dari Yogyakarta, muncul sosok inspiratif bernama Dr. Wahidin Soedirohusodo. Ia resah melihat banyak anak muda cerdas terpaksa menghentikan pendidikan karena keterbatasan biaya. Alih-alih tinggal diam, ia memilih turun tangan.

Dengan semangat tinggi, Wahidin berkeliling Pulau Jawa untuk menggalang dana beasiswa bagi pelajar pribumi. 

  1. Dr. Soetomo

Baca Juga: Ramai-ramai Soal Aturan Batasan Diskon Ongkir, Begini Tanggapan Pos Indonesia

Sebagai salah satu pendiri Budi Utomo, Dr. Soetomo punya peran besar dalam membangun kesadaran nasional.

Tak hanya berjuang lewat dunia kesehatan sebagai dokter pemerintah, ia juga aktif mendorong perubahan lewat jalur politik.

Ia pernah tergabung dalam Indonesische Studies Club (ISC) dan mendirikan Partai Indonesia Raya (Parindra) pada 1935. 

Baca Juga: Tolak Sistem Tak Adil, Driver Ojol dan Kurir Akan Gelar Demo Ojol Se-Indonesia 20 Mei

Halaman:

Editor: Ade Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini

X