Terkait 5 Catatan Penyelenggaraan Haji 2025 dari Kedubes Arab Saudi, Kemenag Klaim Sebagian Besar Sudah Berhasil Diatasi

Photo Author
Redaksi, Narasi Data
- Minggu, 22 Juni 2025 | 17:15 WIB
Potret Dirjen PHU Hilman Latief (tengah) beri keterangan pers di Madinah. (Kemenag.go.id)
Potret Dirjen PHU Hilman Latief (tengah) beri keterangan pers di Madinah. (Kemenag.go.id)

Mengenai masalah kesehatan jemaah yang juga menjadi catatan Kedubes, ia mengingatkan pendamping untuk terus mengingatkan agar tidak memaksakan diri melakukan ibadah sunah.

“Harapan dari Kemenhaj melalui nota diplomatik itu adalah proses seleksi jemaah lebih ketat, kalau berat dengan penyakit tertentu tidak berangkat, termasuk yang harus cuci darah,” ujarnya.

Lalu catatan terakhir yang diberikan adalah penyembelihan dam yang tidak melewati Adahi.

Baca Juga: Usai Rapat Intelijen, AS Tuding Iran Produksi Bom Nuklir dalam Hitungan Pekan ke Depan

“Kita sudah berdiskusi banyak tentang itu, kami juga sampaikan kebijakan kita sejak sebulan yang lalu kepada Kerajaan, bahwa di Indonesia masih ada yang memungkinkan untuk menyembelih dam di Tanah Air melalui Baznas,” sebut Hilman.

Namun dalam praktiknya, hal tersebut tak mudah karena kewajiban itu muncul belakangan.

Menurut Hilman, sudah banyak jemaah Indonesia melalui para pembimbing KBIH dan lain lain sudah terlanjur berkomitmen dengan RPH (Rumah Potong Hewan), ada juga yang belanja ke pasar sendiri beli kambingnya, atau mitra.

Baca Juga: Iran-Israel Memanas, TNI Ungkap Total 126 WNI yang Terjebak di Wilayah Konflik Kini Bersedia Tuk Dievakuasi

Hilman juga menegaskan bahwa catatan-catatan tersebut bukan teguran, melainkan pengingat untuk memperbaiki layanan pada operasional haji tahun depan.

Sementara itu, otoritas Arab Saudi akan mengumumkan kuota haji 2026 pada 10 Juli 2025 mendatang.***

Halaman:

Editor: Ade Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini

X