Mengklaim Ingin Wujudkan Perdamaian, Wapres AS: Kami Perang Melawan Program Nuklir Iran, Bukan Negaranya

Photo Author
Redaksi, Narasi Data
- Selasa, 24 Juni 2025 | 08:41 WIB
Potret Wakil Presiden AS, JD Vance. (Instagram/jdvance)
Potret Wakil Presiden AS, JD Vance. (Instagram/jdvance)

“Rusak parah versus hancur total, saya tidak yakin apa perbedaannya,” tuturnya.

Ia mengklaim bahwa serangan yang dilakukan AS telah menunda kemampuan Iran untuk mengembangkan senjata nuklir.

“Saya tidak akan membahas intelijen sensitif tentang apa yang telah kami lihat di lapangan di Iran, tetapi kami telah melihat banyak hal,” JD Vance dikutip dari The Guardian pada Senin, 23 Juni 2025.

Baca Juga: Iran Ancam Balasan, Tuding Serangan AS ke Situs Nuklir Langgar Piagam PBB

“Saya merasa sangat yakin bahwa kami telah menunda secara substansial pengembangan senjata nuklir mereka dan itulah tujuan dari serangan ini,” imbuhnya.

Sementara itu, anggota parlemen Iran mengklaim pada hari Minggu, 22 Juni 2025, situs Fordow yang menjadi fokus tujuh pesawat pengebom B-2 yang dipersenjatai dengan 14 penghancur bunker utama dari persenjataan AS, tidak mengalami kerusakan serius.

Pemerintah Iran juga mengklaim bahwa tidak ada peningkatan radiasi, sehingga warga bisa tetap beraktivitas normal.***

Halaman:

Editor: Ade Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini

X