Dirut Super Air Jet Ungkap Penyebab Delay usai Viral Ridwan Kamil Protes Pesawat Tak Kunjung Lepas Landas di Bal

Photo Author
Redaksi, Narasi Data
- Minggu, 13 Juli 2025 | 16:42 WIB
Maskapai penerbangan domestik di Indonesia, Super Air Jet. (Instagram.com/@superairjet)
Maskapai penerbangan domestik di Indonesia, Super Air Jet. (Instagram.com/@superairjet)

NARASIDATA.COM - Maskapai penerbangan domestik di Indonesia, Super Air Jet resmi menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan penerbangan IU-745 dari Bali menuju Jakarta yang terjadi pada Jumat, 11 Juli 2025. 

Dalam penerbangan tersebut, tercatat ada 172 penumpang, salah satunya adalah mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.

Insiden keterlambatan ini sempat menjadi sorotan sebagian publik setelah Ridwan Kamil kedapatan sempat memprotes keras kepada petugas Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali.

Baca Juga: Terkuak Alasan Ahmad Dhani Nikahi Mulan Jameela, Momen yang Pernah Bikin Gempar 15 Tahun Lalu

Momen tersebut kemudian sempat terekam dalam sebuah video yang beredar di media sosial (medsos).

Menanggapi kejadian ini, Direktur Utama (Dirut) Super Air Jet, Ari Azhari menjelaskan delay terjadi akibat adanya penyesuaian rotasi pesawat dari rute sebelumnya. 

Penyesuaian ini, lanjut Ari, dilakukan demi menjamin keselamatan dan kenyamanan penerbangan.

Baca Juga: Ceritakan Insiden Kecelakaan Putranya di Karimunjawa, Hengky Kurniawan: Pengalaman Biar Lebih Hati-hati

"Langkah dilakukan untuk memastikan operasional penerbangan berjalan secara aman dan nyaman sesuai standar yang berlaku. Keputusan ini merupakan upaya terbaik yang dapat ditempuh dalam kondisi tersebut," ujar Ari dalam keterangan resminya, pada Sabtu, 12 Juli 2025.

Ari menjelaskan, penerbangan IU-745 akhirnya dapat diberangkatkan kembali pada keesokan harinya, Sabtu, 12 Juli 2025 pukul 08.05 WITA. Penerbangan tersebut menggunakan pesawat Airbus 320-200 dengan registrasi PK-STZ.

Sebagai bentuk tanggung jawab terhadap para pelanggan yang terdampak, Super Air Jet menyatakan telah memberikan kompensasi sesuai ketentuan. 

Baca Juga: Bukan Lagi Kemenag, Begini Kata Istana soal BP Haji Bakal Ambil Alih Penyelenggaraan Haji 2026

Dirut Super Air Jet itu menyatakan pihaknya memberi kompensasi tersebut meliputi makanan, minuman, akomodasi hotel, dan tunai sesuai regulasi penerbangan domestik.

"Kami menghargai kesabaran dan pengertian yang telah diberikan oleh para pelanggan serta kami memahami bahwa situasi ini menimbulkan ketidaknyamanan," tutup Ari.

Halaman:

Editor: Ade Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini

X