Dedi Mulyadi Tanggapi Kasus Kericuhan di Pesta Rakyat Pernikahan Anaknya yang Berujung Duka

Photo Author
Redaksi, Narasi Data
- Minggu, 20 Juli 2025 | 10:43 WIB
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (Instagram.com/@dedimulyadi71)
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (Instagram.com/@dedimulyadi71)

NARASIDATA.COM - Terjadi insiden kericuhan dalam pesta rakyat pernikahan anak Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi di kawasan Alun-alun Pendopo Garut, pada Jumat, 18 Juli 2025.

Sebelumnya diketahui, sebanyak 2 orang warga dan 1 orang polisi meninggal dunia dalam insiden itu. Hal tersebut dikonfirmasi oleh Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Hendra Rochmawan.

"Polda Jabar membenarkan informasi adanya tiga orang yang meninggal dalam kegiatan resepsi yang ada di Garut," ujar Hendra dalam keterangan resminya sebagaimana dilansir dari laman Tribrata Polri pada Jumat, 18 Juli 2025.

Baca Juga: Kesepakatan Dagang Trump-Prabowo Dikritik Warga AS, Sebut Tarif 19 Persen Justru Dibebankan ke Warga Amerika

Hendra menuturkan, identitas korban masih menunggu konfirmasi. Kendati demikian, Kabid Humas Polda Jabar membenarkan satu anggota kepolisian yang meninggal adalah personel Bhabinkamtibmas.

"(Hal itu) menurut informasi yang kita dapatkan dari Polres Garut, bersama juga ada dua masyarakat yang meninggal dunia," tutur Hendra.

Terkini, Dedi Mulyadi menanggapi insiden kericuhan yang terjadi dalam pesta rakyat yang digelar oleh putranya, Maula Akbar Mulyadi Putra sebagai bagian dari kegiatan resepsi pernikahan dengan Wakil Bupati Garut, Putri Karlina.

Baca Juga: Batal Gabung Lyngby di Liga Denmark, Masa Depan Nathan Tjoe Masih Tanda Tanya

Dedi mengaku tidak tahu menahu terkait adanya undangan makan bersama warga pada acara pesta rakyat tersebut.

"Saya tidak tahu ada acara syukuran bersama warga itu yang diundang makan bersama," ujar Dedi Mulyadi kepada awak media di Bandung, Jabar, pada Jumat, 18 Juli 2025.

"Tetapi karena peristiwa itu sudah terjadi, maka saya menyampaikan pertama, turut berduka cita, semoga almarhum dan almarhumah diterima di sisi-Nya" sambungnya.

Baca Juga: Analisis Kriminolog Forensik: Ada Tanda-Tanda Tak Wajar di Balik Kematian Arya Daru

Terkait adanya korban jiwa dalam peristiwa itu, Gubernur Jabar menyampaikan permohonan maaf kepada para korban.

"Saya menyampaikan permohonan maaf atas nama anak saya, mohon maaf yang sebesar-besarnya atas peristiwa tersebut," ungkap Dedi.

Halaman:

Editor: Ade Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini

X