“Jangan sampai DPRD kehilangan wibawa karena perilaku pimpinan yang abai, apalagi ini terkait pertanggungjawaban APBD yang menjadi hak publik untuk mengetahui dan mengawasi,” tegasnya.
Ia menutup dengan pernyataan keras, rakyat Cianjur tidak butuh pimpinan DPRD yang hanya hadir saat berfoto atau tampil di acara seremonial.
“Yang dibutuhkan adalah pimpinan yang siap berada di garis depan ketika keputusan penting diambil, terutama soal uang rakyat.
"Dan jika masih ada yang menganggap kursi pimpinan hanyalah tempat duduk empuk tanpa tanggung jawab, lebih baik serahkan saja kepada mereka yang benar-benar siap bekerja untuk rakyat,” pungkas Hendra Malik.