Menguak Perangkat ILI UT, Teknologi Inspeksi Pipa Migas Ultrasonik yang Diluncurkan Pertamina-Pindad

Photo Author
Redaksi, Narasi Data
- Kamis, 21 Agustus 2025 | 12:10 WIB
PT Pertamina bekerja sama dengan PT Pindad meluncurkan teknologi ultrasonik inspeksi pipa migas pertama di Indonesia. (Dok. Pertamina)
PT Pertamina bekerja sama dengan PT Pindad meluncurkan teknologi ultrasonik inspeksi pipa migas pertama di Indonesia. (Dok. Pertamina)

Lantas, bagaimana sebenarnya keunggulan pipa migas ILI UT yang diluncurkan Pertamina dan Pindad? Berikut sederet fakta di antaranya:

  1. Tak Hentikan Aliran Migas

Keunggulan utama ILI UT adalah kemampuannya bekerja tanpa menghentikan aliran migas. Hal ini dinilai sangat penting bagi keberlangsungan operasional, sebab penghentian distribusi bisa menimbulkan kerugian besar dan gangguan pasokan.

Baca Juga: Sri Mulyani Gelontorkan Rp3,4 Triliun untuk Insentif PPN DTP Perumahan 2026

Selain itu, alat ini mampu memberikan data dengan tingkat akurasi tinggi, sehingga memudahkan operator mengambil keputusan terkait perbaikan pipa. Teknologi ini juga diharapkan dapat memperpanjang usia infrastruktur migas nasional.

  1. Punya Navigasi Cerdas

Secara teknis, diketahui perangkat ILI UT dilengkapi sistem navigasi cerdas yang membuatnya mampu melewati tikungan tajam, variasi diameter pipa, hingga kondisi aliran yang bertekanan tinggi. Hal ini menjadikannya kompetitif dengan teknologi sejenis buatan luar negeri.

Baca Juga: Stok Beras Bulog Menggunung, Kemendagri Beberkan Risiko RI Merugi usai Distribusi Belum Jangkau Target 7.100 Ton per Hari

Keterlibatan Pindad dalam perancangan dan produksi perangkat ini memastikan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dapat dioptimalkan. Dengan begitu, nilai tambah ekonomi bisa tetap berada di dalam negeri.

  1. Strategis dalam Geopolitik

Selain manfaat teknis, ILI UT memiliki nilai strategis dalam aspek geopolitik. Kemandirian teknologi di sektor energi membuat Indonesia tidak bergantung pada sektor luar, sekaligus memperkuat posisi tawar di pasar global.

Baca Juga: Viral Ironi Bocah di Gowa yang Diduga Pungut Sisa Makanan Pejabat usai Acara HUT RI ke-80

Perangkat ini juga bisa menjadi fondasi bagi riset lanjutan. Pertamina dan Pindad membuka peluang pengembangan generasi berikutnya dengan fitur lebih canggih, misalnya integrasi kecerdasan buatan untuk analisis otomatis.

Ke depan, ILI UT juga dinilai berpotensi tidak hanya ditujukan untuk mendukung operasi Pertamina Group, tetapi juga berpotensi dipasarkan ke luar negeri. Dengan begitu, produk ini dapat menjadi salah satu ikon ekspor teknologi dari Indonesia.***

Halaman:

Editor: Ade Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini

X