3 Poin Target Menkeu Purbaya untuk Jalankan Roda Ekonomi RI: PDB Tumbuh, Pajak Moncer

Photo Author
Redaksi, Narasi Data
- Rabu, 17 September 2025 | 09:10 WIB
Menkeu RI, Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap sejumlah target khusus dirinya usai pengumuman program stimulus ekonomi RI. (Dok. Kemenkeu)
Menkeu RI, Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap sejumlah target khusus dirinya usai pengumuman program stimulus ekonomi RI. (Dok. Kemenkeu)

Baca Juga: MAKI Beberkan Bukti Kasus Kuota Haji 2024, Selain Istri Pejabat Ternyata ART dan Tukang Pijat Juga Diajak

"Sudah ada uangnya kami sediakan, bukan berarti defisit melebar, tapi kami bisa perkirakan setiap tahun tuh berapa sih penyerapannya anggaran kita," terangnya.

"Daripada sisa, tinggal tiga bulan lagi, mungkin enggak kepakai, jadi saya pakai ke sana," imbuhnya.

  1. Purbaya: PDB Tumbuh, Penerimaan Pajak Cepat

Baca Juga: Status Tanggap Darurat Bali sampai 17 September 2025, Ini yang Dilakukan Prabowo Saat Kunjungi Korban Banjir

Terkait program stimulus ekonomi, Purbaya menjanjikan hal tersebut dapat mendorong pertumbuhan ekonomi. 

Bila program itu berjalan maksimal, Menkeu RI itu menyebut penerimaan pajak di Indonesia juga akan bertambah.

"PDB tumbuh lebih cepat, tax-nya lebih cepat juga, jadi dampaknya ke defisit cenderung netral to positif," tegas Purbaya dalam kesempatan yang sama.

Baca Juga: KPK Pastikan Kasus Google Cloud yang Menjerat Nadiem Makarim Tetap Berjalan, Siap Koordinasi dengan Kejagung

Selain itu, Purbaya juga sempat menyoroti terkait penyaluran kredit senilai Rp200 trilun ke sejumlah Bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dalam upayanya menjalankan roda perekonomian RI.

  1. Yakin Perang Bunga Minim

Dalam kesempatan yang sama, Purbaya juga sempat meyakini adanya perang bunga yang dapat ditekan atau diminimalisir dalam penyaluran kredit ke 5 bank Himbara alam pernyataannya bersama Menko Perekonomian RI, Airlangga Hartarto.

Baca Juga: Menilik Lagi Usulan Area Khusus Demo dari Menteri HAM, Klaim Jadi Solusi Aksi Tak Ganggu Jalan Raya

Mulanya, Menkeu RI itu mengungkapkan, para pimpinan bank penerima dana negara sebesar Rp200 triliun saat ini menghadapi tantangan dalam menyalurkan kredit ke masyarakat.

Purbaya menjelaskan, dana tersebut telah sepenuhnya disalurkan kepada lima Bank Himbara sejak beberapa hari lalu.

"Uangnya sudah nongkrong di sana. Sekarang saya duga para Dirut (Direktur Utama) bank pusing mau menyalurkan ke mana,” ujar Purbaya.

Baca Juga: Viral Video Prabowo Diputar Sebelum Film Mulai di Bioskop, Begini Kata Istana

Halaman:

Editor: Ade Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini

X