Sorotan Khusus Menkeu Purbaya soal Fenomena Financial Hacks hingga Godaan Diskon Kredit Pemikat Gen Z

Photo Author
Redaksi, Narasi Data
- Kamis, 18 September 2025 | 08:00 WIB
Menyoroti pesan khusus Menkeu RI, Purbaya Yudhi Sadewa kepada generasi muda di Indonesia terkait cara mengelola keuangan. Ilustrasi foto. (Dok. Kemenkeu)
Menyoroti pesan khusus Menkeu RI, Purbaya Yudhi Sadewa kepada generasi muda di Indonesia terkait cara mengelola keuangan. Ilustrasi foto. (Dok. Kemenkeu)

Baca Juga: Siswi Korban Perundungan di MTs Donggala Berasal dari Keluarga Kurang Mampu, Ditinggalkan Ibunya Sejak SD

"Jangan ikut-ikutan orang, jangan FOMO, fear of missing out. Pelajari instrumennya apa, mereka pasti berhasil," imbuhnya.

  1. Belanja Sesuai Budget

Dalam kesempatan yang sama, Purbaya menyoroti soal fenomena berhutang yang dinilai menjadi hal lumrah pada masa kini.

Baca Juga: Setelah Istana, Kemkomdigi Angkat Bicara soal Video Presiden di Bioskop: Bagian Komunikasi Publik Pemerintah

Terlebih, banyak sekali konten financial hacks yang beredar di media sosial, yang menjanjikan jalan pintas menjadi kaya.

Akibatnya, utang konsumtif yang dihabiskan untuk membeli barang atau jasa tanpa menghasilkan pendapatan kini menjadi hal lumrah.

Gen Z pun diliputi akhirnya diliputi kecemasan tentang ancaman bunga hingga biaya tambahan yang besar di baliknya.

Baca Juga: OJK ‘Paksa’ Lembaga Keuangan Dorong UMKM Demi Tercapainya Pemulihan Ekonomi

"Tidak apa-apa belanja, mau yang mahal atau yang murah, tapi sesuaikan dengan kantong sendiri. Jangan ngutang," ungkap Purbaya menegaskan.

Hal ini menggambarkan pentingnya literasi keuangan bagi warga Indonesia, terkhusus generasi muda.

Sebagai catatan, literasi keuangan merupakan pengetahuan maupun keterampilan yang mempengarhui sikap dan perilaku individu untuk meningkatkan kualitas pengambilan keputusan dan pengelolaan keuangan.

Baca Juga: MAKI Beberkan Bukti Kasus Kuota Haji 2024, Selain Istri Pejabat Ternyata ART dan Tukang Pijat Juga Diajak

  1. Waspadai Diskon Pemikat Gen Z

Terpisah, Purbaya pernah menyoroti kasus krisis ekonomi yang terjadi di Amerika Serikat (AS) akibat warganya yang sering berhutang tanpa berpikir mampu untuk membayarnya.

Dalam pernyataannya dalam siniar YouTube CXO Media pada 20 Agustus 2025 lalu, Purbaya mewanti-wanti utang konsumtif dapat mempengaruhi krisis ekonomi negara.

Baca Juga: Status Tanggap Darurat Bali sampai 17 September 2025, Ini yang Dilakukan Prabowo Saat Kunjungi Korban Banjir

Halaman:

Editor: Ade Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini

X