Jejak Reshuffle Kabinet Prabowo dalam Merombak Posisi Menteri Strategis: dari Sri Mulyani hingga Erick Thohir

Photo Author
Redaksi, Narasi Data
- Jumat, 19 September 2025 | 07:05 WIB
Presiden RI, Prabowo Subianto kembali menggantikan posisi sejumlah menteri di berbagai posisi strategis dalam kebijakan reshuffle. (Instagram.com/@prabowo)
Presiden RI, Prabowo Subianto kembali menggantikan posisi sejumlah menteri di berbagai posisi strategis dalam kebijakan reshuffle. (Instagram.com/@prabowo)

Kepala lembaga pun tak luput dari perubahan. Angga Raka Prabowo kini memimpin Badan Komunikasi Pemerintah, sementara di Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), Presiden menunjuk Sarah Sadiqa. 

Selain itu, sejumlah posisi di Badan Geospasial Nasional (BGN) diisi oleh Sonny Sanjaya dan Naniek S Dayang, menegaskan komitmen Prabowo dalam menyempurnakan struktur pemerintahan.

Langkah reshuffle kali ini cukup luas, dan jumlah kursi menteri masih tetap 49 orang. Kendati demikian, jabatan Menteri BUMN masih kosong setelah Erick Thohir resmi dilantik sebagai Menpora. 

Baca Juga: Telusur 3 Pedemo Hilang Diduga Terlibat Aksi Agustus 2025: Posko Pengaduan hingga Koordinasi Menko Kumham Imipas dengan Polri

Reshuffle Kabinet Ketiga dalam 8 Bulan Pemerintahan

Jika ditelusuri, ini adalah reshuffle ketiga Prabowo sejak awal 2025. 

Reshuffle pertama berlangsung 19 Februari 2025, ketika Satryo Brodjonegoro diganti oleh Brian Yuliarto di kursi Mendikti Saintek. Langkah ini sempat disebut sebagai penyesuaian awal komposisi kabinet.

Baca Juga: Sorotan Khusus Menkeu Purbaya soal Fenomena Financial Hacks hingga Godaan Diskon Kredit Pemikat Gen Z

Reshuffle kedua dilakukan pada 8 September 2025. Saat itu, beberapa nama besar seperti Sri Mulyani dan Budi Arie Setiadi digantikan. 

Selain itu, Prabowo melantik Menteri dan Wakil Menteri Haji dan Umrah, menunjukkan adanya penajaman agenda keagamaan dalam struktur kabinet. Namun, posisi Menko Polhukam dan Menpora justru dibiarkan kosong sementara.

Terkini, melalui reshuffle ketiga, kekosongan tersebut terisi. Djamari Chaniago menempati kursi Menko Polhukam, sementara Erick Thohir menahkodai Kemenpora. 

Baca Juga: Tak Hanya Sekali, Menkeu Purbaya Ternyata Sering Kenakan Outfit Andalan di Berbagai Kesempatan

Sejumlah jabatan yang sempat terhambat akibat kasus hukum, seperti Wamenaker yang ditinggalkan Immanuel Ebenezer, juga sudah terisi.

Dengan tiga kali reshuffle hanya dalam waktu 8 bulan pertama pemerintahan Presiden Prabowo, publik kini menanti apakah perombakan kabinet Prabowo masih akan berlanjut atau mulai memasuki fase konsolidasi. 

Yang jelas, jejak reshuffle ini menunjukkan upaya Prabowo dalam memastikan kabinetnya sejalan dengan visi strategis untuk sisa masa pemerintahannya hingga 2029 mendatang.***

Halaman:

Editor: Ade Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini

X