Telisik Skandal Viral Pencopotan Kepsek SMP di Prabumulih, saat Hotman Paris hingga KPK Ikut Bersuara soal Wali Kota Arlan

Photo Author
Redaksi, Narasi Data
- Jumat, 19 September 2025 | 10:00 WIB
Menyoroti kontroversi Wali Kota Prabumulih, Arlan dalam skandal mutasi Roni Ardiansyah sebagai Kepala SMP Negeri 1 Prabumulih, Sumatera Selatan. (Dok. Pemkot Prabumulih)
Menyoroti kontroversi Wali Kota Prabumulih, Arlan dalam skandal mutasi Roni Ardiansyah sebagai Kepala SMP Negeri 1 Prabumulih, Sumatera Selatan. (Dok. Pemkot Prabumulih)

Skandal yang Picu Amarah Publik

Berdasarkan penelusuran, isu ini berawal dari isu mutasi atau pemindahan Roni Ardiansyah dari Kepsek SMP 1 Prabumulih, Sumatera Selatan, pada Senin, 15 September 2025.

Sosok kepala sekolah di Prabumulih itu disebut tiba-tiba diberhentikan dan akan dipindahkan ke tempat lain, sehingga memicu keheranan masyarakat Prabumulih. 

Baca Juga: Telusur 3 Pedemo Hilang Diduga Terlibat Aksi Agustus 2025: Posko Pengaduan hingga Koordinasi Menko Kumham Imipas dengan Polri

Terlebih, kabar yang berkembang, pencopotan tersebut berkaitan dengan teguran Roni terhadap anak dari Wali Kota Arlan yang membawa mobil ke area sekolah. 

Isu tersebut lantas cepat menyebar di media sosial sehingga memantik kemarahan publik.

Hotman Paris Ikut Bersuara

Baca Juga: Sorotan Khusus Menkeu Purbaya soal Fenomena Financial Hacks hingga Godaan Diskon Kredit Pemikat Gen Z

Terkait kasus tersebut, pengacara kondang Hotman Paris ikut bersuara. Melalui akun Instagramnya @hotmanparis_official pada Selasa, 16 September 2025, ia meminta pemerintah pusat turun tangan. 

“Mendagri dan Gubernur harus bertindak! pulihkan jabatan kepala sekolah ini,” demikian pernyataan Hotman.

Setelah ramainya tanggapan dari Hotman di media sosial, Arlan pun kemudian memberikan klarifikasi pada hari yang sama.

Baca Juga: Tak Hanya Sekali, Menkeu Purbaya Ternyata Sering Kenakan Outfit Andalan di Berbagai Kesempatan

Wali Kota Arlan Tepis Tudingan

Dalam sebuah video klarifikasinya, Arlan membantah telah mencopot jabatan Roni sebagai Kepsek SMP 1 Prabumulih. 

“Itu berita hoax, saya belum memindahkan, baru menegur pak Roni karena di sekolahan itu ada masalah kasus yang membuat anak tidak betah di situ,” demikian pernyataan Arlan.

Halaman:

Editor: Ade Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini

X